Kameranusantara – Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dipandang sebagai peluang besar untuk mempercepat transformasi ekonomi digital Indonesia. Pemanfaatan AI secara optimal diproyeksikan mampu memberikan kontribusi hingga Rp66 triliun, terutama melalui peningkatan produktivitas sektor ekonomi kreatif, industri digital, dan ekspor konten lokal ke pasar global.
Indonesia dinilai memiliki modal yang kuat dalam mengembangkan ekosistem digital, mulai dari tingginya jumlah pengguna internet, pertumbuhan ekonomi kreatif, hingga meningkatnya jumlah pelaku usaha digital. Dengan dukungan teknologi AI, proses produksi konten, pemasaran, penerjemahan, hingga pengembangan aplikasi dapat dilakukan lebih cepat dan efisien sehingga meningkatkan daya saing nasional.
Pemerintah terus mendorong percepatan transformasi digital melalui penguatan talenta digital, pengembangan infrastruktur teknologi, serta kolaborasi dengan berbagai pelaku industri. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan ekosistem inovasi yang mendukung lahirnya perusahaan-perusahaan digital Indonesia yang mampu bersaing di tingkat internasional.
Selain memberikan manfaat bagi pelaku industri kreatif, penerapan AI juga diyakini mampu membuka peluang kerja baru di bidang teknologi, analisis data, pengembangan perangkat lunak, serta industri kreatif berbasis digital. Dengan pemanfaatan yang bertanggung jawab, AI tidak hanya menjadi alat peningkatan efisiensi, tetapi juga menjadi penggerak pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
Optimisme terhadap perkembangan AI menunjukkan bahwa Indonesia memiliki peluang besar menjadi salah satu kekuatan ekonomi digital di kawasan Asia. Sinergi antara pemerintah, dunia usaha, akademisi, dan komunitas digital akan menjadi fondasi penting dalam mewujudkan ekonomi nasional yang inovatif, kompetitif, dan berkelanjutan.(*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!