Hari Perempuan Internasional momentum perkuat komitmen lindungi PRT

Hari Perempuan Internasional momentum perkuat komitmen lindungi PRT

Jakarta,Kameranusantara.id - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi berharap peringatan Hari Perempuan Internasional menjadi kesempatan untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi perlindungan pekerja rumah tangga (PRT).

"Semangat Hari Perempuan Internasional pun menjadi kesempatan bagi kita untuk memperkuat komitmen bersama dalam menciptakan masyarakat yang lebih adil dan inklusif. Perlindungan bagi pekerja rumah tangga bukan hanya persoalan ketenagakerjaan semata, tetapi juga menyangkut penghormatan terhadap hak asasi manusia, kesetaraan gender, serta pembangunan keluarga dan masyarakat yang lebih berkeadilan," kata Menteri PPPA Arifah Fauzi di Jakarta, Minggu.

Hal ini dikatakannya menanggapi Hari Perempuan Internasional yang diperingati setiap 8 Maret.

Ia menilai perlindungan bagi pekerja rumah tangga juga merupakan bagian dari upaya pengarusutamaan gender dan perlindungan kelompok rentan, mengingat mayoritas pekerja rumah tangga adalah perempuan dan banyak di antaranya berasal dari kelompok sosial ekonomi yang terbatas aksesnya terhadap perlindungan hukum.

Oleh karena itu, menurut dia, pengesahan Rancangan Undang-Undang Perlindungan Pekerja Rumah Tangga (RUU PPRT) merupakan poin utama dan paling krusial guna memberikan payung hukum yang kuat, menetapkan standar kerja layak, serta memposisikan pekerja rumah tangga sebagai pekerja formal yang diakui negara.

Selain penguatan regulasi, Menteri PPPA menekankan pentingnya membangun akses layanan aduan, perlindungan, dan pendampingan khusus bagi pekerja rumah tangga yang menjadi korban kekerasan atau eksploitasi.

"Kami juga mendorong agar pekerja rumah tangga diakomodasi dalam sistem jaminan sosial, baik melalui BPJS Kesehatan maupun BPJS Ketenagakerjaan. Pengaturan kontrak kerja yang mengatur jam kerja, upah layak, dan hak cuti juga perlu menjadi instrumen utama guna mencegah praktik eksploitasi," kata Arifatul Choiri Fauzi.

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement