Jakarta, kameranusantara.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) menyatakan sebanyak 2.000 aparatur sipil negara (ASN) akan mengikuti pelatihan sebagai Komponen Cadangan (Komcad) pada gelombang pertama tahun 2026.
Kepala Biro Informasi Pertahanan Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menjelaskan pelatihan akan digelar di lima fasilitas pendidikan militer, yakni Pusdikkes, Skadik 301, Pusbahasa AU, Kodam Jaya, serta Pasmar 1.
“Pelatihan gelombang pertama direncanakan mulai April 2026 dan berlangsung sekitar satu setengah bulan,” ujar Rico di Jakarta.
Materi Dasar Kemiliteran
Selama pelatihan, para ASN akan menerima pembekalan dasar-dasar kemiliteran, baik teori maupun praktik. Program ini merupakan bagian dari pembinaan komponen cadangan untuk memperkuat sistem pertahanan negara.
Kemhan menyediakan kuota total 4.000 ASN bagi kementerian dan lembaga yang ingin mendaftarkan pegawainya sebagai peserta Komcad. Dari jumlah tersebut, 2.000 orang dialokasikan untuk gelombang pertama, sedangkan 2.000 lainnya dijadwalkan mengikuti pelatihan pada pertengahan 2026.
Hingga saat ini, tercatat 987 ASN telah mendaftar untuk gelombang pertama. Jumlah tersebut diperkirakan masih akan bertambah menjelang pelaksanaan pelatihan.
Perkuat Semangat Nasionalisme
Kemhan berharap pelatihan Komcad dapat menumbuhkan semangat nasionalisme dan kesiapsiagaan ASN dalam mendukung tugas negara. Program ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran bela negara di lingkungan birokrasi.
Dengan pelaksanaan bertahap dan dukungan lintas instansi, pemerintah menargetkan penguatan komponen cadangan berjalan optimal guna mendukung sistem pertahanan semesta.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!