Pencemaran Bengawan Solo Ganggu Layanan PDAM Blora

Pencemaran Bengawan Solo Ganggu Layanan PDAM Blora

Jakarta - Warga bantaran Sungai Bengawan Solo di Bojonegoro dikejutkan dengan perubahan warna air sungai yang mendadak menjadi coklat pekat sejak Selasa (23/9/2025). Fenomena yang diduga akibat pencemaran limbah itu terlihat jelas di sekitar Bendung Gerak Kecamatan Trucuk dan Kalitidu.

Berdasarkan data Stasiun Onlimo KLHK59 di Padangan, tren kualitas air selama 16–22 September 2025 menunjukkan status tidak memenuhi baku mutu, bahkan masuk kategori tercemar ringan hingga sedang.

Kondisi ini berdampak pada produksi air Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Amerta Blora yang bersumber dari Bengawan Solo. Direktur Utama PDAM, Yan Riya Purnomo, mengatakan pihaknya terpaksa mengurangi debit air agar kualitas tetap terjaga.

“Itu kiriman dari hulu. Kandungan kimianya tinggi sehingga kami perlu tambahan bahan kimia pengurai. Kuantitas terpaksa kami kurangi, tapi kualitas air kami utamakan,” ujarnya.

Yan Riya juga menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. “Kami tetap berupaya maksimal meski polutannya tinggi. Mohon bersabar, kualitas air menjadi prioritas kami,” katanya.

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement