YOGYAKARTA, Kameranusantara – Presiden RI Prabowo Subianto menetapkan target strategis untuk menuntaskan program renovasi dan pembenahan infrastruktur seluruh bangunan sekolah di Indonesia pada tahun 2029. Komitmen ini ditegaskan Kepala Negara sebagai upaya mendasar dalam menciptakan sarana dan prasarana pendidikan yang layak, aman, serta memadai bagi seluruh peserta didik di tanah air.
Presiden menyampaikan bahwa kondisi fisik bangunan sekolah yang baik merupakan fondasi penting dalam menunjang efektivitas proses belajar-mengajar dan mencetak sumber daya manusia yang berkualitas tinggi.
Pemerintah melalui kementerian teknis terkait akan mendata dan memprioritaskan sekolah-sekolah yang mengalami kerusakan berat, terutama yang berada di kawasan terdepan, terluar, dan tertinggal (3T). Program revitalisasi ini tidak hanya mencakup perbaikan ruang kelas, tetapi juga penyediaan fasilitas penunjang seperti laboratorium, perpustakaan, sarana sanitasi yang bersih, serta jaringan teknologi informasi pendukung pembelajaran digital.
Guna memastikan target tahun 2029 dapat tercapai secara tepat waktu dan tepat sasaran, Kepala Negara menginstruksikan adanya pengawasan ketat serta pengalokasian anggaran yang efisien dan akuntabel.
Langkah percepatan renovasi sekolah secara masif ini diharapkan mampu mengikis ketimpangan kualitas sarana pendidikan antarwilayah, sekaligus memberikan rasa aman dan nyaman bagi para siswa dan tenaga pengajar di seluruh pelosok nusantara.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!