Surabaya, Kameranusantara — Polda Jawa Timur membentuk tim gabungan penyelidikan untuk mengusut tragedi ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny yang menelan korban. Tim akan melibatkan elemen kepolisian, BPBD, dinas terkait, hingga unsur teknis konstruksi untuk mencari penyebab ambrolnya ponpes tersebut.
Kabidhumas menyebut bahwa tim sudah mulai bekerja di lokasi kejadian—mengumpulkan saksi, memeriksa struktur bangunan, serta mengevaluasi izin konstruksi dan standar teknis yang diterapkan. Proses otopsi korban juga akan dilakukan agar penyebab kematian dapat diketahui secara medis.
Polda Jatim meminta kepada masyarakat agar tidak menyebarkan informasi yang belum diverifikasi untuk menghindari kegaduhan dan spekulasi yang negatif. “Kami butuh data yang akurat agar penanganan korban dan penyelidikan berjalan adil,” ujar Kabidhumas.
Beberapa pihak mendesak agar ada tindakan tegas terhadap pihak yang lalai jika ditemukan unsur kelalaian dalam pembangunan ponpes tersebut. Sementara itu, keluarga korban dan masyarakat sekitar juga menanti kepastian mengenai kompensasi dan rehabilitasi lokasi.
1.jpg)















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!