Roblox dan YouTube Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak, Pemerintah Beri Teguran

Roblox dan YouTube Belum Patuh Aturan Perlindungan Anak, Pemerintah Beri Teguran

Jakarta, kameranusantara.id – Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid mengungkapkan masih ada dua platform digital yang belum memenuhi ketentuan Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 17 Tahun 2025 atau PP Tunas tentang perlindungan anak di ruang digital.

Dua platform tersebut adalah Roblox dan YouTube. Sementara enam platform lain seperti X, Bigo Live, Instagram, Facebook, Threads, dan TikTok dinilai telah mengikuti aturan tahap awal.

PP Tunas mengatur pembatasan akses media sosial bagi anak di bawah usia 16 tahun, sebagai upaya memperkuat perlindungan di ruang digital.

Meutya menyatakan pemerintah masih terus berkomunikasi dengan kedua platform tersebut agar segera menyesuaikan fitur dan kebijakan mereka sesuai regulasi di Indonesia.

Untuk Roblox, pemerintah mencatat adanya penyesuaian fitur secara global, termasuk peluncuran akun khusus anak. Namun, Kemkomdigi menilai platform tersebut belum sepenuhnya patuh karena masih membuka peluang interaksi dengan pengguna yang tidak dikenal.

“Meski sudah ada penyesuaian, kami belum bisa menyatakan Roblox telah memenuhi ketentuan,” ujarnya.

Sementara itu, terhadap YouTube, pemerintah telah memberikan sanksi administratif berupa teguran pertama. Hingga kini, Kemkomdigi masih menunggu langkah konkret dari platform milik Google tersebut.

Menurut Meutya, YouTube memang telah menambahkan batas usia dalam tampilannya, namun dinilai belum tegas karena masih menggunakan frasa “mungkin 16 tahun”.

“Dalam aturan hukum, tidak boleh ada ketentuan yang bersifat ‘mungkin’. Harus jelas dan tegas,” tegasnya. Pemerintah menegaskan akan terus mendorong kepatuhan penuh dari seluruh platform digital demi memastikan perlindungan anak di ruang digital berjalan efektif. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement