Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya Yakin Akan Bangkit dan Menguat

Rupiah Nyaris Tembus Rp17.000, Menkeu Purbaya Yakin Akan Bangkit dan Menguat

Kameranusantara - Nilai tukar rupiah sempat nyaris menyentuh angka psikologis Rp17.000 per dolar AS, yakni sekitar Rp16.955 pada penutupan perdagangan Senin (19/1/2026), namun Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa tetap optimistis bahwa mata uang Garuda akan segera berbalik menguat.

Purbaya menekankan bahwa pergerakan rupiah sangat dipengaruhi oleh fundamental perekonomian, dan kondisi ekonomi Indonesia saat ini menunjukkan daya tahan yang kuat. Salah satu indikatornya, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), justru mencatat level tertinggi baru (All Time High), yang dapat menarik masuknya modal asing sehingga memperkuat rupiah.

Menkeu juga menepis anggapan bahwa pelemahan rupiah terkait isu penunjukan Wakil Menteri Keuangan menjadi Deputi Gubernur Bank Indonesia (BI) akan memengaruhi independensi lembaga moneter. Purbaya menegaskan bahwa hal itu tidak akan mengurangi peran BI dalam menjaga stabilitas ekonomi.

Ia menambahkan bahwa pemerintah akan terus menjaga fondasi ekonomi dan mendorong pertumbuhan agar rupiah kembali menguat dalam waktu dekat. Sentimen global dan keputusan kebijakan moneter di luar negeri, termasuk potensi perubahan suku bunga The Fed, juga menjadi faktor yang memengaruhi dinamika nilai tukar saat ini.

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement