SAR Temukan Pelatih Valencia Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

SAR Temukan Pelatih Valencia Korban Kapal Tenggelam di Labuan Bajo

Jakarta, Kameranusantara.id - Tim SAR gabungan kembali memperluas wilayah pencarian terhadap dua penumpang kapal wisata KM Putri Sakina yang hingga kini belum ditemukan. Operasi pencarian dilakukan di sekitar perairan Selat Padar, kawasan Taman Nasional Komodo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), menyusul insiden kapal tenggelam pada Jumat (26/12).

Kedua korban yang masih dinyatakan hilang merupakan warga negara Spanyol. Hingga saat ini, tim SAR gabungan masih terus melakukan upaya pencarian secara intensif di lokasi kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Maumere, Fatur Rahman, menyampaikan bahwa pencarian terhadap dua WN Spanyol korban tenggelamnya kapal di perairan Labuan Bajo tetap berlanjut dengan penambahan wilayah operasi.

“Kita perluas lagi area pencarian, kita tambah lagi kurang lebih lima nautical mile dari (area) pencarian sebelumnya,” ujar Fatur Rahman.

Ia menjelaskan, jumlah personel yang dikerahkan dalam operasi pencarian kini meningkat menjadi sekitar 160 orang dari berbagai unsur terkait.

Menurut Fatur, kondisi cuaca di lokasi kejadian yang kerap berubah-ubah menjadi salah satu tantangan utama dalam pelaksanaan operasi SAR. Selain itu, faktor arus laut juga turut menyulitkan proses pencarian.

“Yang kedua adalah arus (laut) itu sendiri,” ungkapnya.

Fatur menyebutkan bahwa hingga Minggu (4/1) siang, bangkai kapal KM Putri Sakina belum berhasil ditemukan, sehingga perluasan area pencarian kembali dilakukan oleh tim gabungan.

Ia berharap perpanjangan masa pencarian dapat membuahkan hasil maksimal, terlebih setelah satu korban berhasil ditemukan pada Minggu (4/1) pagi sekitar pukul 08.47 WITA.

Perpanjangan operasi pencarian tersebut dijadwalkan berlangsung mulai Senin (5/1) hingga Rabu (7/1).

Sebelumnya, tim SAR gabungan telah menemukan satu korban meninggal dunia yang diketahui merupakan pelatih tim B sepak bola wanita Valencia asal Spanyol, Fernando Martin Carreras (FMC).

Dengan ditemukannya korban tersebut, total korban meninggal dunia akibat tenggelamnya KM Putri Sakina di Selat Padar menjadi dua orang. Sementara itu, dua penumpang lainnya masih dinyatakan hilang dan tujuh orang berhasil selamat.

Diketahui, kapal wisata KM Putri Sakina mengangkut 11 orang, terdiri dari empat anak buah kapal (ABK) dan tujuh penumpang. Dari jumlah tersebut, enam merupakan warga negara Spanyol dan satu orang pemandu wisata asal Indonesia. Kapal tersebut tenggelam di perairan Pulau Padar pada Jumat (26/12) malam.

Tak lama setelah kejadian, tim SAR gabungan langsung melakukan proses evakuasi. Tujuh penumpang berhasil diselamatkan, sementara empat orang dinyatakan hilang.

Dalam proses pencarian lanjutan, satu korban ditemukan pada Senin (29/12) dalam kondisi meninggal dunia. Korban tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan dan merupakan warga negara Spanyol.

Selanjutnya, pada Minggu (4/1), satu korban lainnya kembali ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan teridentifikasi sebagai Fernando Martin Carreras. Dengan demikian, hingga kini masih terdapat dua warga negara Spanyol yang belum ditemukan dan masih dalam pencarian tim SAR gabungan. (hni)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement