Manokwari, kameranusantara.id – TNI Angkatan Darat telah menyelesaikan pembangunan 55 dari total 57 jembatan perintis Merah Putih di Provinsi Papua Barat. Infrastruktur tersebut dibangun untuk membuka akses transportasi dan mempermudah mobilitas masyarakat, terutama di wilayah yang selama ini sulit dijangkau.
Panglima Kodam XVIII/Kasuari Mayjen TNI Christian Kurnianto Tehuteru mengatakan, dua jembatan yang belum selesai berada di Kabupaten Pegunungan Arfak dan masih dalam tahap pengerjaan.
“Untuk wilayah Papua Barat ada dua jembatan di Kabupaten Pegunungan Arfak yang masih dalam proses penyelesaian,” kata Christian di Manokwari, Senin.
Ia menjelaskan, sebagian besar jembatan yang dibangun menggunakan konstruksi beton dengan menyesuaikan kondisi geografis dan kebutuhan masyarakat setempat.
Menurut Christian, dukungan tokoh adat dan warga lokal turut membantu kelancaran pembangunan. Berkat koordinasi tersebut, pengerjaan satu jembatan rata-rata dapat diselesaikan dalam waktu sekitar tiga minggu.
TNI Usulkan Pembangunan 45 Jembatan Baru
Kodam XVIII/Kasuari bersama jajaran terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah di tujuh kabupaten di Papua Barat untuk mengidentifikasi wilayah yang masih terisolasi dan membutuhkan akses penghubung.
Christian mengatakan, kebutuhan infrastruktur di sejumlah daerah masih cukup besar. Karena itu, pihaknya telah mengusulkan pembangunan tambahan sebanyak 45 jembatan.
“Karena proyek pembangunan jembatan masih berlanjut, dan kami sudah ajukan penambahan 45 jembatan lagi. Makanya, kami koordinasikan dengan pemerintah daerah,” ujarnya.
Selain di Papua Barat, Kodam XVIII/Kasuari juga telah menyelesaikan pembangunan 43 jembatan Merah Putih di Provinsi Papua Barat Daya. Dengan demikian, total jembatan yang telah dibangun di kedua provinsi tersebut mencapai 98 unit, terdiri atas konstruksi beton maupun aramco.
Christian menegaskan, pembangunan jembatan merupakan bagian dari upaya TNI AD membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
“Ini bukti negara melalui TNI Angkatan Darat hadir untuk membantu kesulitan masyarakat. Kami berharap masyarakat bisa merawat jembatan ini dengan baik,” katanya.
Apresiasi terhadap pembangunan tersebut juga disampaikan Wakil Bupati Manokwari, Mugiyono. Ia menyampaikan terima kasih kepada TNI AD, khususnya Kodam XVIII/Kasuari beserta jajarannya, karena telah membantu membuka akses transportasi di sejumlah kampung.
“Saya mewakili seluruh jajaran pemerintah kabupaten, menyampaikan terima kasih atas komitmen TNI Angkatan Darat yang sudah membangun jembatan di sejumlah kampung,” ujar Mugiyono.
Pembangunan jembatan tersebut diharapkan dapat memperlancar aktivitas warga, menghubungkan kawasan yang sebelumnya sulit dijangkau, serta mendukung kegiatan ekonomi dan pelayanan masyarakat di Papua Barat. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!