Jakarta,Kameranusantara.id - Dalam upaya memperkuat nilai-nilai kebangsaan dan menjaga kerukunan di tengah masyarakat yang majemuk, Dharma Wanita Persatuan menggelar kegiatan penguatan moderasi beragama yang menghadirkan Ketua Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme Sulawesi Tenggara (FKPT Sultra) sebagai narasumber utama.Kegiatan yang diikuti oleh anggota Dharma Wanita tersebut berlangsung dengan penuh antusias. Dalam pemaparannya, Ketua FKPT Sultra menekankan pentingnya moderasi beragama sebagai fondasi dalam membangun kehidupan masyarakat yang damai, toleran, dan harmonis. Menurutnya, sikap moderat merupakan kunci untuk mencegah berkembangnya paham radikalisme, intoleransi, dan berbagai bentuk ekstremisme yang dapat mengancam persatuan bangsa.
"Moderasi beragama bukan berarti mengurangi keyakinan terhadap agama yang dianut, melainkan bagaimana menjalankan ajaran agama secara seimbang, menghargai perbedaan, serta mengedepankan sikap saling menghormati dalam kehidupan bermasyarakat," ujarnya di hadapan peserta.
Ia juga menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam membangun ketahanan keluarga dari pengaruh paham radikal. Sebagai pendidik pertama bagi anak-anak di lingkungan keluarga, anggota Dharma Wanita diharapkan mampu menanamkan nilai-nilai toleransi, cinta tanah air, dan semangat persatuan sejak dini.
Dalam sesi dialog, peserta diberikan pemahaman mengenai tantangan kehidupan sosial di era digital, termasuk maraknya penyebaran informasi yang mengandung ujaran kebencian, hoaks, dan narasi intoleransi melalui media sosial. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan lebih bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi.
Anggota Dharma Wanita yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas materi yang diberikan. Menurutnya, penguatan moderasi beragama sangat relevan untuk meningkatkan wawasan anggota dalam menghadapi dinamika sosial yang semakin kompleks.
"Kegiatan ini memberikan pemahaman yang sangat penting bagi kami, terutama dalam membangun keluarga yang harmonis, toleran, dan berwawasan kebangsaan," katanya.
Melalui kegiatan ini, Dharma Wanita diharapkan dapat menjadi pelopor dalam menyebarkan nilai-nilai moderasi beragama di lingkungan keluarga, tempat kerja, dan masyarakat. Sinergi antara FKPT Sultra dan Dharma Wanita dinilai menjadi langkah strategis dalam memperkuat ketahanan sosial serta menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah keberagaman.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!