Jakarta,Kameranusantara.id - Ratusan orang mengatasnamakan Aksi Front Anti Kapitalisme menggelar demonstrasi di depan Gedung Grahadi, Jalan Gubernur Suryo, Kota Surabaya, Jumat (26/6/2026) malam. Belasan pendemo, termasuk mahasiswa dan penjaga warung kopi, ditangkap aparat
Awalnya demonstrasi berjalan kondusif. Sejumlah poster mengkritik program-program Presiden Prabowo dikampanyekan.
Kondisi berubah ricuh karena tidak ada satupun perwakilan dari pejabat Grahadi yang menemui pengunjuk rasa. Sekitar pukul 18.00 kericuhan mulai terjadi.
Massa aksi demo yang berasal dari berbagai elemen masyarakat sipil, mahasiswa, buruh, hingga pengangguran tunakarya itu kemudian melakukan aksi lemparan botol hingga ada massa yang merusak aluminium pelindung pagar Grahadi.
Melihat kondisi tidak kondusif kepolisian kemudian melakukan penangkapan. Belasan orang yang ditangkap polisi, di antaranya adalah demonstran laki-laki, dua demonstran perempuan, serta penjual es jinjing di sekitaran Gedung Grahadi.
Kepada awak media, Kombes Pol Lutfie Sulistiawan, mengonfirmasi bahwa ada belasan massa aksi yang ditangkap. Dengan total jumlah yang masih akan dipastikan secara pasti oleh anggotanya.
“Masih dihitung ya, tapi sementara ini mungkin ada sekitar belasan lah, kita masih hitung,” ujar Lutfie.
Belasan massa aksi itu ditangkap aparat kepolisian terdiri empat di antaranya sudah teridentifikasi identitasnya oleh Koordinator Badan Pekerja KontraS. Koordinator Badan Pekerja KontraS Surabaya, Fathul Khoir, mengatakan bahwa empat orang yang sudah teridentifikasi identitasnya melalui aduan ke KontraS itu berasal dari elemen mahasiswa dan dua di antaranya pekerja formal, yang salah satunya seorang penjaga warung kopi.
“Jadi, ada dua mahasiswa, dua pekerja informal. Salah satunya yang kami tahu adalah dia bekerja di warung kopi,” ujar Khoir.
Demo yang diikuti oleh ratusan massa aksi itu mengusung tagline #IndonesiaSekarat, digelar untuk mengkritisi berbagai kebijakan dan program pemerintahan Presiden RI Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Berikut 10 Tuntutan Massa Demo #IndonesiaSekarat.
1. Hentikan Program MBG dan Koperasi Desa Merah Putih.
2. Cabut UU Polri dan UU TNI
3. Ciptakan Lapangan Kerja yang Layak
4. Bubarkan Komando Teritorial dan Hentikan Keterlibatan TNI dalam Ranah Sipil.
5. Hentikan Reklamasi Surabaya Waterfront Land.
6. Bebaskan Seluruh Tahanan Politik dan Pulihkan Nama Baik Tahanan Politik.
7. Prioritaskan Anggaran Pendidikan dan Kesehatan.
8. Ciptakan dan Perbanyak Transportasi Umum yang Layak, Inklusif, dan Gratis.
9. Bubarkan Parlemen dan Bangun Kuasa Rakyat
10. Akhiri Kepemilikan Pribadi Atas Alat-alat Produksi.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!