KAMERANUSANTARA – Usulan DPR agar dilakukan evaluasi menyeluruh pasca-ledakan di Gudang Pusat Munisi (Gupusmu) TNI AD di Madiun dinilai sebagai langkah konstruktif untuk memperkuat sistem keselamatan dalam pengelolaan aset pertahanan negara. Evaluasi tersebut diharapkan mampu menghasilkan perbaikan prosedur sekaligus mencegah kejadian serupa di masa mendatang.
Penguatan standar keselamatan menjadi bagian penting dalam mendukung profesionalisme institusi pertahanan. Pengelolaan amunisi memerlukan prosedur yang ketat, mulai dari penyimpanan, perawatan, hingga pengawasan berkala agar seluruh aktivitas berjalan sesuai standar keamanan yang berlaku.
Di sisi lain, TNI telah melakukan langkah penanganan awal terhadap korban serta membentuk tim investigasi untuk mengungkap penyebab pasti insiden tersebut. Proses investigasi diharapkan berlangsung secara objektif dan menjadi dasar penyempurnaan sistem manajemen risiko di lingkungan TNI AD.
Peristiwa ini diharapkan menjadi momentum untuk meningkatkan budaya keselamatan kerja, memperkuat tata kelola logistik pertahanan, serta menjaga kepercayaan masyarakat terhadap profesionalisme TNI dalam menjalankan tugas menjaga kedaulatan negara.













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!