Jakarta, kameranusantara.id - Program Food Estate di kawasan Wanam, Kabupaten Merauke disebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional sekaligus membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat lokal.
Pemerintah melalui Kementerian Transmigrasi menegaskan pengelolaan lahan pertanian modern di wilayah tersebut akan melibatkan warga asli Papua sebagai tenaga utama dalam pengerjaan proyek.
Kebijakan itu dilakukan untuk memastikan masyarakat setempat tidak tersisih dari pembangunan, sekaligus meningkatkan kemampuan sumber daya manusia melalui transfer teknologi pertanian modern.
Dengan keterlibatan warga lokal, proyek Food Estate diharapkan mampu mengubah pola pertanian tradisional menjadi lebih produktif melalui penggunaan alat modern dan teknik budidaya yang lebih efisien.
Selain meningkatkan hasil panen, program tersebut juga diproyeksikan membuka peluang pendapatan baru bagi petani di sekitar kawasan Wanam.
Tak hanya berdampak pada sektor pertanian, proyek strategis nasional itu juga diyakini mendorong pertumbuhan ekonomi daerah lewat pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan, pelabuhan, hingga fasilitas logistik.
Perbaikan infrastruktur dinilai akan memperlancar distribusi barang dan jasa serta memicu berkembangnya usaha kecil masyarakat, mulai dari transportasi hingga perdagangan kebutuhan pokok.
Pemerintah menilai keberadaan Food Estate di Merauke bukan ancaman bagi masyarakat adat, melainkan peluang untuk memperkuat ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan warga Papua secara berkelanjutan. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!