IHSG anjlok, OJK minta asuransi perketat uji ketahanan investasi saham

IHSG anjlok, OJK minta asuransi perketat uji ketahanan investasi saham

JAKARTA, kameranusantara.id – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) meminta perusahaan asuransi memperketat pengelolaan risiko investasi menyusul gejolak pasar keuangan yang berdampak pada industri perasuransian. Setiap perusahaan diminta melakukan uji ketahanan atau stress testing secara mandiri untuk memastikan kemampuan keuangannya menghadapi tekanan pasar.

Imbauan tersebut disampaikan setelah Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami koreksi tajam hingga 16,8 persen pada 19 Oktober lalu, bahkan sempat turun di bawah level 5.000.

Kepala Departemen Pengawasan Asuransi dan Jasa Penunjang OJK, Sumarjono, menjelaskan bahwa tekanan pasar dipengaruhi berbagai ketidakpastian global dan domestik. Salah satu sentimen yang turut memengaruhi pergerakan pasar adalah usulan perubahan klasifikasi pasar Indonesia oleh penyedia indeks global.

Menurutnya, perusahaan asuransi dengan porsi investasi saham cukup besar menjadi kelompok yang paling merasakan dampak gejolak tersebut.

"Rata-rata memang mereka yang penempatan investasinya cukup banyak di saham yang paling terdampak," ujar Sumarjono dalam peringatan Hari Asuransi Indonesia ke-20 di Graha AAJI, Jakarta, Selasa (20/10).

OJK selama ini telah melakukan uji ketahanan secara berkala sebagai bagian dari pengawasan preventif. Pengujian tersebut bertujuan mengukur kemampuan perusahaan asuransi menghadapi berbagai skenario tekanan, baik terhadap investasi pada instrumen saham maupun non-saham.

Namun, Sumarjono menegaskan bahwa pengujian tidak cukup hanya dilakukan oleh regulator. Perusahaan asuransi juga harus memiliki kemampuan untuk mengukur dan mengantisipasi risiko yang mungkin memengaruhi kondisi keuangannya.

OJK meminta pelaku industri secara rutin mengevaluasi kualitas aset, kecukupan modal, serta kemampuan memenuhi kewajiban jangka panjang kepada pemegang polis.

"Kami menginginkan bukan hanya di regulator saja yang melakukan stress testing, tetapi di industri juga. Kami terus meminta untuk memantau kualitas aset, kecukupan modal, dan kemampuan perusahaan memenuhi kewajiban kepada pemegang polis," tegasnya.

Langkah tersebut dinilai penting agar perusahaan asuransi tetap memiliki kondisi keuangan yang sehat ketika pasar mengalami tekanan. Dengan demikian, kemampuan perusahaan dalam memenuhi hak dan kewajiban kepada pemegang polis dapat tetap terjaga. (kls)

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement