Bandung, kameranusantara.id - Jajaran kepolisian di wilayah Bandung Raya menggelar simulasi pengendalian massa (Dalmas) jelang peringatan Hari Buruh Internasional 2026. Latihan gabungan tersebut berlangsung di Lapangan Tegalega sebagai bentuk kesiapan menghadapi potensi aksi unjuk rasa.
Dalam simulasi, massa digambarkan melakukan aksi di depan Gedung DPRD Jawa Barat dengan berbagai tuntutan sosial. Situasi awalnya berlangsung tertib, namun kemudian memanas hingga terjadi dorong-dorongan saat massa mencoba memasuki gedung.
Merespons eskalasi tersebut, aparat menurunkan personel tambahan termasuk Brimob serta mengerahkan kendaraan water cannon untuk mengendalikan situasi. Pembubaran dilakukan setelah aksi dinilai melanggar aturan dan berpotensi mengganggu ketertiban umum.
Plt Kapolrestabes Bandung, Adiwijaya, menjelaskan simulasi ini dirancang dengan skenario bertahap, mulai dari kondisi aman hingga situasi darurat, guna melatih kesiapsiagaan personel.
Menurutnya, latihan tersebut penting untuk meningkatkan kemampuan aparat dalam menghadapi berbagai dinamika di lapangan. Ia juga mengingatkan bahwa potensi perubahan situasi saat aksi berlangsung harus diantisipasi sejak dini.
Sementara itu, aksi May Day 2026 direncanakan berlangsung pada 1 Mei di depan kompleks parlemen di Jakarta. Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia, Said Iqbal, menyebut aksi akan berjalan damai dengan membawa enam tuntutan utama.
Sejumlah isu yang akan disuarakan antara lain pengesahan RUU Ketenagakerjaan, penghapusan sistem outsourcing, penolakan upah murah, hingga dorongan pengesahan RUU Pekerja Rumah Tangga dan RUU Perampasan Aset.
Polisi berharap masyarakat dapat menyampaikan aspirasi secara tertib, sementara aparat memastikan keamanan tetap terjaga selama rangkaian peringatan Hari Buruh berlangsung. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!