Kemenkeu Sita 249 Juta Batang Rokok Ilegal pada Januari 2026

Kemenkeu Sita 249 Juta Batang Rokok Ilegal pada Januari 2026

Jakarta, kameranusantara.id - Kementerian Keuangan mencatat lonjakan signifikan dalam penindakan rokok ilegal pada Januari 2026. Wakil Menteri Keuangan Suahasil Nazara menyebut, sepanjang bulan pertama tahun ini sebanyak 249 juta batang rokok ilegal berhasil diamankan aparat Bea Cukai.

Angka tersebut melonjak tajam dibandingkan Januari 2025 yang hanya mencatat penyitaan sekitar 63 juta batang. “Penindakan yang dilakukan Bea Cukai meningkat cukup besar,” ujar Suahasil dalam konferensi pers APBN KiTa, Senin (23/2/2026).

Dari sisi operasi, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) melakukan 1.243 kali penindakan terhadap peredaran rokok ilegal, tumbuh 53,8 persen secara tahunan. Salah satu faktor pendorong kenaikan ini adalah terbongkarnya gudang penyimpanan rokok ilegal di Pekanbaru hasil kolaborasi dengan aparat penegak hukum.

Pemerintah menilai capaian tersebut menunjukkan penguatan sinergi antarlembaga dalam memberantas pelanggaran di bidang cukai.

Selain rokok ilegal, DJBC juga menangani 95 kasus narkotika hingga Januari 2026, sedikit menurun 2,1 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Meski jumlah kasus turun tipis, volume barang bukti meningkat dari sekitar 0,1 ton pada Januari 2025 menjadi 0,21 ton pada Januari 2026.

Di sisi penerimaan negara, bea dan cukai mencatat realisasi Rp 22,6 triliun atau 6,7 persen dari target APBN. Nilai tersebut turun 14 persen dibandingkan Januari tahun sebelumnya. Kontributor terbesar tetap berasal dari cukai, terutama cukai hasil tembakau.

Rinciannya, penerimaan cukai mencapai Rp 17,5 triliun (turun 12,4 persen), bea keluar Rp 1,4 triliun (turun 41,6 persen), dan bea masuk Rp 3,7 triliun (turun 4,4 persen). Secara keseluruhan, cukai menyumbang sekitar 77 persen dari total penerimaan kepabeanan dan cukai pada awal tahun ini. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement