Kolaborasi TNI, Polri, dan Pemkot Yogyakarta Sukses Wujudkan Pembangunan Berbasis Gotong Royong

Kolaborasi TNI, Polri, dan Pemkot Yogyakarta Sukses Wujudkan Pembangunan Berbasis Gotong Royong

Jakarta,Kameranusantara.id - Kapolresta Yogyakarta yang diwakili oleh Kapolsek Tegalrejo, Kompol Ahmat Djaeni, S.H., M.H., menghadiri upacara penutupan program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) Sengkuyung Tahap II Tahun Anggaran 2026. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara khidmat di Halaman Balai Kota Yogyakarta pada Kamis pagi (21/05/2026).


Bertindak sebagai inspektur upacara dalam kesempatan tersebut adalah Komandan Kodim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono. Agenda ini menandai berakhirnya masa bakti kemanunggalan selama 30 hari penuh, yang merekatkan kolaborasi erat antara Pemerintah Kota Yogyakarta, TNI, Polri, DPRD, Baznas, serta elemen masyarakat. Melalui kerja bakti massal ini, seluruh sasaran target pembangunan fisik dan non-fisik yang berlokasi di wilayah Kemantren Tegalrejo dinyatakan berhasil diselesaikan secara sempurna atau mencapai target 100 persen.


Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kota Yogyakarta, Yunianto Dwi Sutono, menyampaikan apresiasi yang tinggi dan menegaskan bahwa program TMMD merupakan wadah nyata yang kemanfaatannya langsung menyentuh hajat hidup masyarakat kecil.


Pemerintah Kota Jogja bersyukur atas konsistensi program ini karena terbukti sangat membantu warga, khususnya setelah meninjau langsung ke lapangan dan melihat kegembiraan para penerima manfaat.


Berdasarkan data teknis, TMMD tahap ini sukses merampungkan pembangunan talud permukiman sepanjang 20 meter dengan tinggi 5 meter, rehabilitasi satu unit gedung TK, serta perbaikan 10 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dengan total serapan anggaran simultan sebesar 525 juta rupiah yang bersumber dari sinergi APBD Provinsi DIY, APBD Kota Yogyakarta, dan Baznas Kota Yogyakarta.


Selain sasaran infrastruktur fisik, program yang mengusung tema "TMMD Satukan Langkah Membangun Negeri dari Desa" ini juga membekali masyarakat Tegalrejo melalui serangkaian penyuluhan edukatif. Materi penyuluhan menyasar pada bidang kesehatan dan penanganan stunting, pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas), hingga sosialisasi rekrutmen prajurit TNI.


Dandim 0734/Kota Yogyakarta, Kolonel Inf Arif Setiyono, menekankan bahwa esensi sejati dari TMMD adalah memperkuat urat nadi kebersamaan dan merawat tradisi gotong royong. Pihaknya berkomitmen untuk selalu membersamai dan mendukung program Pemkot guna memajukan Kota Jogja serta menaikkan taraf kesejahteraan warga. Kebahagiaan serupa dirasakan salah satu warga penerima manfaat RTLH, Katarina Sunarjanah, yang mengaku bersyukur karena rumahnya kini sudah diperbaiki total, diperkuat struktur dindingnya, serta tidak lagi mengalami kebocoran parah saat hujan turun.


Kapolsek Tegalrejo, Kompol Ahmat Djaeni, S.H., M.H., menyatakan bahwa jajaran kepolisian Polsek Tegalrejo dan Polresta Yogyakarta sangat bangga bisa ikut andil dan mengawal penuh jalannya seluruh rangkaian program TMMD ini hingga selesai dengan aman dan lancar di wilayah hukum Tegalrejo.


Menurutnya, program ini menjadi bukti otentik bahwa ketika TNI, Polri, pemerintah, dan warga melebur menjadi satu kekuatan, maka akselerasi pembangunan kesejahteraan dan pemerataan infrastruktur dapat berjalan jauh lebih cepat. Kapolsek berharap seluruh fasilitas fisik yang telah dibangun secara gotong royong ini dapat dirawat bersama-sama oleh warga sekitar agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka waktu yang lama sekaligus menjadi sarana pendukung terciptanya stabilitas Kamtibmas yang kondusif di lingkungan pemukiman. (Humas Polsek Tegalrejo)


Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement