Jakarta, kameranusantara.id - Pemerintah mempercepat penguatan ekonomi kerakyatan melalui program Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes/Kel) Merah Putih. Program ini diarahkan untuk mengembalikan peran koperasi sebagai tulang punggung perekonomian nasional.
Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan, langkah tersebut diambil untuk mengatasi melemahnya aktivitas ekonomi lokal dan partisipasi masyarakat akibat arus liberalisasi selama beberapa dekade terakhir. Pemerintah pun telah menerbitkan Instruksi Presiden Nomor 9 Tahun 2025 guna mempercepat pembentukan koperasi desa.
Hingga kini, lebih dari 83 ribu koperasi telah mengantongi badan hukum di berbagai daerah. Selain itu, pembangunan fisik juga dikebut melalui Instruksi Presiden Nomor 17 Tahun 2025 dengan target puluhan ribu unit koperasi, termasuk gudang dan gerai, rampung dalam waktu dekat.
Dalam prosesnya, pemerintah menemukan masih banyak desa yang belum memiliki akses listrik dan internet memadai. Untuk mengatasi hal tersebut, Kementerian Koperasi bekerja sama dengan berbagai pihak guna menghadirkan listrik berbasis energi surya serta mendorong digitalisasi koperasi di wilayah terpencil.
Ferry menegaskan, kehadiran Kopdes Merah Putih diharapkan mampu menahan laju urbanisasi dengan menciptakan peluang usaha dan lapangan kerja di desa.
“Kami ingin membangun ekosistem ekonomi di desa agar masyarakat tidak perlu meninggalkan kampung halamannya,” ujarnya.
Selain itu, pemerintah juga mendorong koperasi besar yang telah berkembang, seperti koperasi pondok pesantren, untuk menjadi pendamping bagi koperasi desa yang baru terbentuk. Pola kemitraan ini diharapkan dapat mempercepat peningkatan kapasitas manajemen dan bisnis.
Pemerintah juga mengajak pelaku usaha kecil dan organisasi masyarakat untuk memproduksi kebutuhan sehari-hari secara mandiri, mulai dari makanan hingga produk olahan lain, yang nantinya dipasarkan melalui jaringan koperasi desa.
Ketua Umum Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia, Adian Husaini, menilai peluang ini harus dimanfaatkan secara maksimal. Ia menekankan pentingnya sinergi antar lembaga agar penguatan ekonomi umat dapat berjalan optimal.
Program Kopdes Merah Putih pun dipandang sebagai langkah strategis menuju pemerataan ekonomi, dengan menempatkan desa sebagai pusat pertumbuhan baru yang mandiri dan berkelanjutan. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!