JAKARTA, Kameranusantara – Presiden RI Prabowo Subianto memberikan arahan tegas terkait rencana perbaikan dan penyempurnaan implementasi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kepala Negara meminta seluruh kementerian teknis dan instansi terkait untuk melakukan kajian secara mendalam, komprehensif, serta tidak tergesa-gesa dalam mengambil keputusan operasional di lapangan.
Pernyataan tersebut disampaikan guna memastikan bahwa segala bentuk penyesuaian regulasi maupun skema distribusi dalam program prioritas ini benar-benar didasarkan pada data pencapaian yang valid dan uji coba yang terukur.
Presiden Prabowo menekankan bahwa program MBG memiliki dimensi dampak yang sangat luas bagi peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ketahanan pangan nasional. Oleh karena itu, formulasi perbaikan sistem—baik menyangkut standardisasi menu, anggaran, pengawasan, hingga pelibatan rantai pasok pelaku usaha lokal—harus dirumuskan melalui perencanaan yang matang demi menghindari potensi kendala teknis dan misalokasi di kemudian hari.
Pemerintah berkomitmen untuk terus membuka ruang koordinasi lintas sektor guna menyerap masukan dari para ahli gizi, akademisi, serta aparatur pemerintah daerah yang menjadi ujung tombak pelaksanaan program di tingkat basis.
Melalui pendekatan evaluasi yang penuh kehati-hatian ini, pihak Istana optimistis program MBG dapat berjalan lebih efisien, akuntabel, dan memberikan manfaat kesehatan yang merata serta berkelanjutan bagi seluruh kelompok sasaran di berbagai wilayah tanah air.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!