OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

OTT Wamenaker Immanuel Ebenezer: Dugaan Pemerasan Sertifikasi K3

Jakarta, Kameranusantara.id - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengonfirmasi bahwa operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Wakil Menteri Ketenagakerjaan, Immanuel Ebenezer, berkaitan dengan dugaan pemerasan dalam proses pengurusan sertifikasi keselamatan dan kesehatan kerja (K3).

"Terkait pengurusan sertifikasi K3," ungkap Wakil Ketua KPK, Fitroh Rohcahyanto, ketika dikonfirmasi di Jakarta pada Kamis.

Lebih lanjut, Fitroh menjelaskan bahwa dugaan pemerasan tersebut dilakukan oleh Wamenaker terhadap sejumlah perusahaan yang ingin memperoleh sertifikasi tersebut.

Sebelumnya, kabar mengenai penangkapan Immanuel Ebenezer melalui OTT telah dibenarkan oleh Fitroh. Ia menyatakan bahwa operasi ini berkaitan dengan dugaan pemerasan, di mana 10 orang lainnya juga ikut diamankan bersama sang Wamenaker.

Sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku, KPK memiliki waktu 1 x 24 jam untuk menentukan status hukum para pihak yang diamankan, termasuk kemungkinan penetapan tersangka atau pembebasan.

Sebagai informasi tambahan, operasi tangkap tangan ini merupakan salah satu dari beberapa OTT yang dilakukan KPK sepanjang pertengahan tahun 2025:

- Pertama, pada Juni 2025, KPK melakukan OTT terkait dugaan suap dalam proyek pembangunan jalan yang dikelola oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Provinsi Sumatera Utara, serta Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumut.

- Kedua, OTT terjadi pada 7–8 Agustus 2025 di beberapa kota seperti Jakarta, Kendari (Sulawesi Tenggara), dan Makassar (Sulawesi Selatan). Operasi ini terkait dugaan korupsi proyek pembangunan rumah sakit umum daerah di Kolaka Timur, Sulawesi Tenggara.

- Ketiga, OTT dilaksanakan pada 13 Agustus 2025 di Jakarta, yang menyasar dugaan suap dalam kerja sama pengelolaan kawasan hutan.

Rangkaian OTT ini memperlihatkan bahwa KPK terus aktif menindak berbagai dugaan praktik korupsi di sektor pemerintahan dan infrastruktur. (*)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement