BANDA ACEH, Kameranusantara — Pemerintah pusat kembali menyalurkan bantuan berupa bahan bakar minyak (BBM) untuk wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh. Sebanyak 4 ton solar (setara 20 drum BBM) dikirim melalui jalur udara menuju Bandara Rembele, Kabupaten Bener Meriah, dan dari sana akan didistribusikan ke dua kabupaten terdampak: Bener Meriah dan Aceh Tengah.
Pengiriman BBM tersebut dilakukan karena akses darat ke sejumlah wilayah masih terputus akibat longsor dan banjir — membuat distribusi logistik vital menjadi sangat sulit. BBM dibutuhkan untuk mengoperasikan alat berat, kendaraan evakuasi, genset, serta kendaraan bantuan yang melayani area terpencil.
Tak hanya BBM, pada hari yang sama pemerintah juga mengirimkan bantuan makanan pokok seberat 10 ton via pesawat — sebagai bagian dari paket bantuan darurat untuk memenuhi kebutuhan dasar masyarakat terdampak bencana.
Distribusi dilakukan lewat skema darurat: dari pos nasional di Lanud Sultan Iskandar Muda, Banda Aceh, kemudian dikirim ke area terdampak dengan moda udara karena kondisi jalan darat belum dapat dilalui. Pemerintah menegaskan bahwa keberlanjutan suplai BBM dan logistik sangat krusial agar proses evakuasi, pemulihan akses, dan bantuan kemanusiaan bisa berjalan efektif.
Pihak setempat menyatakan lega atas bantuan ini. BBM dinilai sangat membantu agar alat berat bisa kembali bekerja membuka akses jalan yang terputus, serta mendukung mobilisasi tim evakuasi dan distribusi bantuan ke wilayah-wilayah yang sebelumnya terisolir.


.jpg)













Komentar
Tuliskan Komentar Anda!