Kameranusantara.id - PT PGN (Persero) Tbk bergerak cepat melakukan langkah pengamanan dan investigasi menyusul insiden ledakan yang terjadi di sebuah rumah di kawasan Grand Polonia, Medan, Sumatera Utara. Perusahaan menegaskan bahwa keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama melalui penghentian sementara penyaluran gas di lokasi, pemeriksaan menyeluruh terhadap jaringan pipa, serta koordinasi intensif dengan aparat berwenang.
Area Head PGN Medan Agus Kurniawan menjelaskan bahwa tim teknis dan tanggap darurat segera diterjunkan untuk memastikan kondisi jaringan gas tetap aman serta mendukung proses investigasi yang sedang berlangsung.
"Berdasarkan hasil deteksi gas yang dilakukan oleh tim PGN yang disaksikan pihak eksternal berwenang pada malam ini (20/7) di lokasi kejadian, termasuk di area lantai 1 maupun lantai 2 rumah terkait, menunjukkan angka 0 ppm atau tidak terdeteksi adanya kandungan gas metana (gas bumi) di area kejadian," ujar Agus.
PGN menegaskan bahwa hingga saat ini penyebab pasti insiden masih dalam proses penyelidikan. Oleh karena itu, perusahaan terus melakukan investigasi teknis dan menunggu hasil resmi dari aparat penegak hukum serta instansi terkait sebagai dasar penentuan penyebab kejadian.
"Kami terus berkoordinasi intensif dengan aparat dan pihak berwenang setempat guna memastikan penanganan di lapangan berjalan dengan baik dan memantau perkembangan situasi serta akan memberikan pembaruan informasi lebih lanjut," ujarnya.
Selain itu, PGN juga menyampaikan empati kepada masyarakat yang terdampak akibat insiden tersebut.
"PT PGN (Persero) Tbk menyampaikan rasa prihatin yang mendalam kepada para korban yang terdampak atas insiden tersebut," ucapnya.
Di sisi lain, aparat kepolisian bersama tim gabungan masih melaksanakan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan pendalaman terhadap seluruh temuan di lapangan guna memastikan penyebab ledakan secara komprehensif. Pengamanan area juga terus dilakukan untuk mendukung kelancaran proses investigasi serta menjaga keselamatan masyarakat di sekitar lokasi.
Melalui koordinasi lintas instansi dan investigasi yang berlangsung secara profesional, diharapkan penyebab insiden dapat segera diketahui sehingga langkah penanganan dan pencegahan yang tepat dapat dilakukan guna meningkatkan keselamatan serta keandalan infrastruktur energi di masa mendatang. (*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!