Polres OKI Resmikan Bedah Rumah Eks Napiter, Bukti Keberhasilan Program Deradikalisasi

Polres OKI Resmikan Bedah Rumah Eks Napiter, Bukti Keberhasilan Program Deradikalisasi

OGAN KOMERING ILIR, kameranusantara.id – Polres Ogan Komering Ilir (OKI) meresmikan program bedah rumah bagi mantan narapidana terorisme (napiter) sebagai bagian dari penguatan program deradikalisasi dan reintegrasi sosial. Kegiatan yang digelar di Desa Bumiarjo, Kecamatan Lempuing, Kabupaten OKI itu sekaligus menjadi rangkaian peringatan Hari Bhayangkara ke-80.

Peresmian dipimpin Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto bersama Wakil Bupati OKI, jajaran pemerintah daerah, tokoh masyarakat, serta unsur kepolisian. Program tersebut ditujukan kepada Kiagus Muhamad Toni, mantan napiter yang telah bebas sejak 2015 dan mengikuti pembinaan berkelanjutan bersama Polres OKI serta Densus 88 Antiteror Polri.

Selain mendapatkan pembinaan wawasan kebangsaan, penerima manfaat juga memperoleh pelatihan keterampilan, seperti servis AC dan public speaking, untuk mendukung kemandirian ekonomi setelah kembali ke masyarakat.

Berdasarkan hasil asesmen pembinaan, Kiagus kini berada pada kategori Status Hijau, yang menunjukkan keberhasilan proses reintegrasi sosial dan penerimaan terhadap nilai-nilai kebangsaan.

Rumah berukuran 36 meter persegi itu dibangun dalam waktu sekitar dua pekan. Kehadirannya diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup keluarga sekaligus menjadi motivasi untuk terus menjalani kehidupan yang produktif.

Kapolres OKI AKBP Eko Rubiyanto menegaskan, program tersebut bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi juga bentuk dukungan nyata agar mantan napiter dapat kembali diterima masyarakat.

"Keberhasilan deradikalisasi tidak hanya diukur dari perubahan pola pikir, tetapi juga kemampuan seseorang untuk hidup produktif, diterima masyarakat, dan memiliki kesempatan membangun masa depan," ujarnya.

Menurutnya, pendekatan humanis menjadi strategi penting untuk memperkuat ketahanan sosial sekaligus mencegah munculnya kembali paham radikal.

Senada, Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho menyatakan keberhasilan deradikalisasi merupakan hasil kolaborasi berbagai pihak yang harus terus dijaga.

Ia menilai keamanan berkelanjutan tidak hanya dibangun melalui penegakan hukum, tetapi juga lewat pembinaan, pemberdayaan, dan penguatan nilai-nilai kebangsaan sehingga mantan napiter mampu kembali berkontribusi di tengah masyarakat.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya menambahkan, program bedah rumah menjadi bukti pendekatan humanis Polri dalam menjaga keamanan nasional. Menurutnya, deradikalisasi tidak hanya mengubah cara pandang, tetapi juga membangun harapan dan masa depan melalui pemberdayaan masyarakat.

Program tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat setempat dan menjadi simbol sinergi antara Polri, pemerintah daerah, serta masyarakat dalam mendukung reintegrasi sosial yang berkelanjutan. Polres OKI menegaskan akan terus mengembangkan program-program kemanusiaan sebagai bagian dari upaya menjaga stabilitas keamanan dan memperkuat persatuan bangsa. (kls)

Olahraga

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Argentina Melaju ke Final Piala Dunia 2026, Messi Soroti Semangat Juang Albiceleste

Kameranusantara.id - Kapten Tim Nasional Argentina, Lionel Messi menyampaikan keberhasilan Albiceleste melaju ke final Piala Dunia 2026 merupakan

Advertisement