Jakarta, Kameranusantara.id - Ketua DPR RI Puan Maharani menyatakan tidak mempermasalahkan aktivitas Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) yang melakukan kunjungan ke sejumlah daerah di Indonesia. Sikap tersebut mendapat tanggapan dari Partai Solidaritas Indonesia (PSI) yang menilai pernyataan Puan mencerminkan pendekatan politik yang lebih bijaksana.
Ketua DPP PSI Bestari Barus mengatakan dirinya memiliki pandangan yang sejalan dengan Puan Maharani dalam menyikapi dinamika politik terkait aktivitas Jokowi di berbagai daerah.
"Iya. Artinya, saya sepandangan dengan Mbak Puan. Mbak Puan itu di DPP PDIP itu Ketua Bidang Politik. Saya juga Ketua Bidang Politik. Mungkin kita punya channel agak sama gitu ya dalam menyikapi hal-hal yang terkait dengan pergerakan politik dari partai-partai politik," kata Ketua DPP PSI Bestari Barus saat dihubungi, Rabu (1/7/2026).
Bestari menilai Puan memberikan respons yang lebih proporsional terhadap langkah politik yang dilakukan Jokowi. Menurutnya, Puan memahami alasan PSI mengambil sejumlah langkah politik lebih awal, termasuk dalam menghadapi proses verifikasi faktual partai.
"Saya kira itu yang paling bijak, ditambah lagi dengan beliau juga sebagai Ketua DPR RI ya, nah tentu jauh lebih bijaklah daripada mereka-mereka yang ada di DPR tapi kurang paham kenapa harus PSI itu mendahului untuk melakukan langkah-langkah politik yang dianggap penting dan perlu untuk lolos verifikasi faktual," ucap dia.
Ia juga menyatakan sependapat dengan ajakan Puan agar seluruh pihak bersama-sama menjaga situasi politik tetap kondusif di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa.
"Oh, iya tentu, kita di rumah pun kita menjaga kondusivitas, ya kan. Apalagi seorang Pak Jokowi gitu turun gitu, itu imbauan sebetulnya kepada seluruh pihak gitu, dan alhamdulillah bahwa apa yang kemarin di Lampung itu, itu lebih banyak membawa kemanfaatan baik bagi masyarakat maupun Pak Jokowi, baik itu juga PSI gitu. Kita juga pahamlah bagaimana menjaga supaya apa yang kita laksanakan ini tidak kemudian membawa mudarat gitu loh," ujar dia.
Menanggapi adanya perbedaan pandangan antara Puan Maharani dan sejumlah politikus PDI Perjuangan lainnya, Bestari menilai perbedaan tersebut merupakan bagian dari dinamika politik. Ia berpendapat Puan menunjukkan sikap yang lebih dewasa dalam menyikapi persoalan tersebut.
"Kalau Mbak Puan berbeda ya tentu karena mungkin Mbak Puan jauh lebih dewasa dari mereka yang tidak memahami konteks gitu ya," tutur dia.
Sebelumnya, Puan Maharani menegaskan bahwa setiap warga negara memiliki hak untuk melakukan kunjungan ke berbagai daerah di Indonesia, termasuk Presiden ke-7 RI Joko Widodo.
"Safari politik, hak semua warga negara untuk bisa melakukan kunjungan ke mana saja," kata Puan kepada wartawan di gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (30/6).
Puan juga mengingatkan bahwa situasi global saat ini masih diwarnai berbagai ketidakpastian. Karena itu, ia mengajak seluruh elemen masyarakat dan kekuatan politik untuk bersama-sama menjaga stabilitas nasional serta menciptakan suasana yang tetap kondusif.
"Namun, dalam situasi global yang sekarang sedang tidak menentu, alangkah baiknya jika kita sama-sama bisa menjaga situasi untuk bisa tetap kondusif. Artinya, jangan kemudian, ya, tetap adem aja," ujarnya.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!