Kameranusantara — Kinerja investasi Kota Makassar menunjukkan perkembangan positif sepanjang semester pertama 2026. Pemerintah Kota Makassar mencatat realisasi investasi lebih dari Rp2,7 triliun hingga Juni 2026, atau telah mencapai sekitar 77 persen dari target tahunan sebesar Rp3,5 triliun.
Capaian tersebut memperlihatkan tingginya aktivitas ekonomi di Kota Makassar sekaligus memberikan optimisme terhadap prospek investasi daerah pada semester kedua. Pemerintah daerah berharap realisasi investasi hingga akhir tahun tidak hanya memenuhi target, tetapi juga mampu melampaui capaian investasi tahun 2025 yang mencapai sekitar Rp5,2 triliun.
Pemerintah melalui DPM-PTSP terus mendorong agar investasi baru dapat masuk dan usaha yang telah berjalan semakin berkembang. Langkah tersebut penting untuk menjaga momentum pertumbuhan ekonomi sekaligus menciptakan lingkungan usaha yang menarik bagi investor.
Sektor transportasi, pergudangan dan telekomunikasi menjadi penyumbang investasi terbesar dengan nilai sekitar Rp638,78 miliar. Kemudian disusul perdagangan dan reparasi sekitar Rp451,90 miliar serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran sekitar Rp351,88 miliar.
Sementara itu, sektor pertambangan mencatat investasi sekitar Rp281,70 miliar dan sektor hotel serta restoran sekitar Rp224,98 miliar. Komposisi tersebut memperlihatkan semakin beragamnya sektor yang berkontribusi terhadap perekonomian Kota Makassar.
Pemerintah daerah juga memiliki ruang untuk terus memperkuat pelayanan kepada investor agar potensi investasi dapat direalisasikan secara optimal. Kemudahan proses perizinan, kepastian regulasi dan dukungan terhadap dunia usaha menjadi faktor penting dalam menjaga kepercayaan investor.
Capaian investasi yang telah mencapai 77 persen dari target dalam enam bulan pertama menjadi modal positif bagi pemerintah daerah untuk mempertahankan momentum hingga akhir tahun. Dengan dukungan berbagai sektor usaha, peluang pencapaian target bahkan melampaui realisasi tahun sebelumnya masih terbuka.
Peningkatan investasi pada akhirnya diharapkan tidak hanya meningkatkan nilai ekonomi daerah, tetapi juga memberikan dampak berantai bagi masyarakat melalui penciptaan lapangan kerja, peningkatan aktivitas usaha dan penguatan sektor-sektor produktif.
Kinerja tersebut menunjukkan bahwa kolaborasi pemerintah daerah dengan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Pemerintah Kota Makassar diharapkan dapat terus mempertahankan momentum tersebut guna memperkuat posisi Makassar sebagai salah satu pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan timur Indonesia.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!