Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.992 per Dolar AS, Pelaku Pasar Tunggu Data Cadangan Devisa

Rupiah Menguat Tipis ke Rp17.992 per Dolar AS, Pelaku Pasar Tunggu Data Cadangan Devisa

JAKARTA, kameranusantara.id – Nilai tukar rupiah mengawali perdagangan Selasa (7/7/2026) dengan penguatan tipis terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Mata uang Garuda dibuka di level Rp17.992 per dolar AS, menguat 3 poin atau 0,02 persen dibandingkan penutupan sebelumnya.

Penguatan rupiah sejalan dengan mayoritas mata uang Asia yang juga mencatat apresiasi terhadap dolar AS. Yuan China naik 0,10 persen, peso Filipina menguat 0,12 persen, ringgit Malaysia bertambah 0,15 persen, dolar Singapura naik 0,11 persen, yen Jepang menguat 0,17 persen, dan won Korea Selatan terapresiasi 0,15 persen.

Sementara itu, dolar Hong Kong tercatat bergerak stabil.

Di pasar mata uang utama dunia, pergerakan berlangsung bervariasi. Euro menguat 0,03 persen, poundsterling Inggris naik 0,04 persen, dan dolar Australia bertambah 0,04 persen terhadap dolar AS. Sebaliknya, dolar Kanada melemah 0,04 persen dan franc Swiss turun 0,02 persen.

Analis mata uang DOO Financial Futures, Lukman Leong, memperkirakan pergerakan rupiah pada awal perdagangan masih cenderung terbatas, namun berpeluang melanjutkan penguatan seiring melemahnya dolar AS.

Menurutnya, tekanan terhadap dolar dipicu oleh rilis data ISM Services Amerika Serikat yang berada di bawah ekspektasi pasar, sehingga mengurangi daya tarik mata uang Negeri Paman Sam.

Meski demikian, pelaku pasar diperkirakan masih bersikap hati-hati sambil menunggu publikasi data cadangan devisa Indonesia yang dijadwalkan dirilis pada siang hari.

Lukman memproyeksikan nilai tukar rupiah akan bergerak di kisaran Rp17.950 hingga Rp18.050 per dolar AS sepanjang perdagangan hari ini, dengan sentimen eksternal dan data domestik menjadi faktor utama yang memengaruhi arah pergerakan mata uang.(kls)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement