Jakarta, kameranusantara.id - Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo membantah kabar yang menyebut proyek pembangunan Sekolah Rakyat mengalami kendala keuangan hingga menyebabkan kontraktor belum menerima pembayaran.
Menurut Dody, tidak ada persoalan arus kas maupun hambatan pendanaan dalam proyek tersebut. Ia menjelaskan, pembayaran belum dilakukan karena progres pekerjaan di lapangan belum mencapai tahapan yang memungkinkan kontraktor mengajukan tagihan.
“Tidak ada masalah pembiayaan. Kontraktor belum bisa mengajukan invoice karena pekerjaan belum sampai pada tahap penagihan,” ujar Dody di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (18/6).
Ia memastikan seluruh proses pembangunan berjalan sesuai rencana. Untuk memantau pelaksanaan proyek, Dody mengaku rutin melakukan inspeksi langsung ke berbagai lokasi guna memastikan target pekerjaan tercapai.
Sebelumnya, isu keterlambatan pembayaran proyek Sekolah Rakyat sempat ramai diperbincangkan di media sosial. Sejumlah pihak, termasuk konsultan arsitek yang terlibat dalam perencanaan proyek, mengaku belum menerima pembayaran atas pekerjaan yang telah dilakukan.
Bahkan, muncul keluhan terkait permintaan pengembalian dana yang dikaitkan dengan hasil pemeriksaan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Meski demikian, Kementerian PU menegaskan bahwa pembangunan Sekolah Rakyat tetap berjalan dan tidak terkendala masalah pendanaan dari pemerintah. (klS)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!