Tuntut Wali Kota Minta Maaf dan Tagih Janji Politik, Massa Aksi 2626 Padati Balaikota Sukabumi

Tuntut Wali Kota Minta Maaf dan Tagih Janji Politik, Massa Aksi 2626 Padati Balaikota Sukabumi

Jakarta,Kameranusantara.id -  Massa aksi 2626 mulai memadati kawasan Balaikota Sukabumi, Selasa (2/6/2026) siang. Peserta aksi berdatangan secara bertahap dari berbagai wilayah di Kota Sukabumi untuk mengikuti aksi penyampaian aspirasi yang digagas Forum RT/RW Kota Sukabumi.

Pantauan di lokasi sekitar pukul 10.00, ratusan peserta telah berkumpul di sekitar Balaikota Sukabumi dan Jalan R Syamsudin SH.


Massa tampak membawa spanduk, poster, serta berbagai atribut berisi tuntutan kepada Pemerintah Kota Sukabumi.

Sejumlah koordinator lapangan terlihat mengatur peserta melalui pengeras suara sambil menunggu kedatangan rombongan lainnya.


Arus lalu lintas di sekitar lokasi aksi terpantau ramai. Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan ketertiban, aparat gabungan telah bersiaga sejak pagi.

Personel yang diterjunkan terdiri dari anggota kepolisian berseragam lengkap maupun berpakaian preman. Selain Polri, pengamanan juga melibatkan Satpol PP, Dinas Perhubungan, Dinas Pemadam Kebakaran, dan unsur terkait lainnya.


Perwakilan Forum RT/RW Kota Sukabumi, Mauly Fahlevi Prawira, mengatakan aksi 2626 merupakan bentuk penyampaian aspirasi masyarakat yang telah diberitahukan secara resmi kepada Polres Sukabumi Kota sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Levi, aksi tersebut digelar untuk menagih sejumlah janji politik yang pernah disampaikan Wali Kota Sukabumi kepada masyarakat, terutama program-program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.


"Kami menuntut Wali Kota Sukabumi agar menepati janji-janji politiknya, terutama janji yang bersinggungan langsung dengan masyarakat seperti dana abadi," kata Levi.


Selain menuntut realisasi janji politik, Forum RT/RW Kota Sukabumi juga meminta Wali Kota Sukabumi menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh ketua RT dan RW se-Kota Sukabumi. Permintaan tersebut berkaitan dengan pernyataan yang dinilai menimbulkan kesan bahwa forum RT dan RW tidak memiliki legitimasi.


"Kami juga meminta Wali Kota Sukabumi untuk meminta maaf kepada seluruh ketua RT dan ketua RW se-Kota Sukabumi atas pernyataan yang seolah-olah menyatakan bahwa RT dan RW itu ilegal," ujarnya.


Levi menambahkan, pihaknya mengundang seluruh masyarakat Kota Sukabumi, khususnya para ketua RT dan RW, untuk turut hadir dalam aksi tersebut. Forum memperkirakan jumlah peserta yang hadir mencapai ribuan orang.

Untuk mendukung kebutuhan peserta aksi, Forum RT/RW Kota Sukabumi membuka posko logistik yang menerima partisipasi masyarakat berupa air minum, makanan ringan, dan perlengkapan P3K.



Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement