Wamentan Sudaryono Gandeng GP Ansor Jateng Dukung Program Swasembada Pangan

Wamentan Sudaryono Gandeng GP Ansor Jateng Dukung Program Swasembada Pangan

Jakarta, Kameranusantara.id - Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) Sudaryono menggandeng Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung program swasembada pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memperkuat peran organisasi kepemudaan dalam mendukung pembangunan sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat," kata Wamentan dalam keterangan di Jakarta, Senin.

Dalam agenda pertemuan dengan jajaran GP Ansor dan Banser se-Jawa Tengah, Wamentan menegaskan bahwa pemerintah membuka kesempatan luas bagi organisasi kepemudaan untuk terlibat langsung dalam berbagai program strategis yang dijalankan oleh Kementerian Pertanian Republik Indonesia.

“Saya ingin GP Ansor Jawa Tengah ikut aktif menyukseskan program swasembada pangan Presiden. Ada beberapa program yang bisa dimanfaatkan langsung oleh kader-kader Ansor,” ujar Wamentan.

Salah satu program yang ditawarkan pemerintah adalah Brigade Pangan, yakni pengelolaan lahan pertanian seluas sekitar 200 hektare yang akan dikelola oleh satu kelompok beranggotakan sekitar 15 orang. Kelompok tersebut nantinya memperoleh dukungan alat dan mesin pertanian (alsintan) secara lengkap dengan nilai bantuan mencapai sekitar Rp3 miliar.

“Brigade Pangan ini lengkap dengan mekanisasinya. Nilainya sekitar Rp3 miliar dan diberikan gratis. Saya mengundang GP Ansor Jawa Tengah untuk membentuk minimal satu atau dua brigade. Silakan siapkan lahannya, nanti kita dukung dengan alsintan,” jelasnya.

Menurut Sudaryono, program tersebut tidak hanya diarahkan untuk memperkuat produksi pangan nasional, tetapi juga membuka peluang ekonomi baru bagi generasi muda yang terlibat dalam pengelolaan sektor pertanian.

Selain Brigade Pangan, Wamentan juga membuka peluang bantuan mekanisasi pertanian bagi daerah-daerah sentra produksi pangan di Jawa Tengah, seperti Grobogan, Boyolali, Sragen, dan Demak.

Kader-kader GP Ansor di wilayah tersebut dapat mengusulkan kebutuhan peralatan pertanian modern seperti traktor dan berbagai alat mekanisasi lainnya guna meningkatkan produktivitas pertanian di daerah.

Lebih jauh, Wamentan juga menyampaikan bahwa pemerintah tengah mendorong penguatan sektor perkebunan serta hortikultura melalui program peremajaan komoditas dengan total alokasi anggaran mencapai Rp9,9 triliun. Program tersebut mencakup sejumlah komoditas strategis nasional seperti tebu, kakao, kelapa, kopi, mete, lada, dan pala.

“Silakan dipilih komoditas yang cocok dan punya lahannya. Laporkan melalui pengurus Ansor, nanti bibitnya kita siapkan gratis. Mau seratus hektare, seribu hektare, semuanya bisa kita dukung,” ujarnya.

Ia berharap GP Ansor dapat menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan sekaligus mengawal berbagai program pertanian hingga menjangkau masyarakat di tingkat akar rumput.

Menurutnya, keterlibatan organisasi kepemudaan sangat penting untuk memastikan berbagai kebijakan pemerintah benar-benar tepat sasaran serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

“GP Ansor bisa menjadi mata, telinga, dan penyambung lidah pemerintah pusat, khususnya dalam menyampaikan program-program pertanian kepada masyarakat,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pimpinan Wilayah Gerakan Pemuda Ansor Jawa Tengah Shidqon Prabowo menyambut positif kolaborasi tersebut. Ia menyebutkan bahwa Ansor selama ini juga telah menjalankan berbagai kegiatan yang berorientasi pada pelayanan masyarakat, termasuk program penguatan ekonomi kader serta ketahanan pangan.

Shidqon menjelaskan bahwa kader Ansor di Jawa Tengah telah mengembangkan sejumlah program ekonomi produktif, termasuk sektor pertanian melalui penanaman komoditas hortikultura seperti alpukat di wilayah Boyolali.

Selain itu, Ansor juga aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemasyarakatan, mulai dari mitigasi bencana hingga pelayanan publik melalui berbagai lembaga yang berada di bawah naungan organisasi tersebut.

Ia menegaskan bahwa GP Ansor Jawa Tengah siap bersinergi dengan Kementerian Pertanian untuk mendukung program swasembada pangan nasional sekaligus memperkuat kemandirian ekonomi kader di berbagai daerah.

“Ansor memiliki komitmen sebagai khadimul ummah atau pelayan masyarakat. Karena itu, kami siap berkolaborasi dengan pemerintah, termasuk dengan Kementerian Pertanian, untuk mendukung program-program yang berdampak langsung bagi masyarakat,” ujar Shidqon.

Melalui kolaborasi tersebut, ia berharap peran generasi muda dalam sektor pertanian semakin kuat sehingga dapat mempercepat terwujudnya swasembada pangan nasional yang berkelanjutan. (*)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement