Youth City Changers 2026 Jadi Wadah Aspirasi Generasi Muda untuk Pembangunan

Youth City Changers 2026 Jadi Wadah Aspirasi Generasi Muda untuk Pembangunan

Kameranusantara.id - Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto mengajak seluruh wali kota di Indonesia untuk memaksimalkan keterlibatan generasi muda dalam pembangunan daerah. Menurutnya, kalangan muda memiliki potensi besar sebagai penggerak perubahan melalui kreativitas, inovasi, dan semangat kolaborasi.

"Generasi muda memiliki peran penting dalam membangun kota yang tangguh. Melalui inovasi, literasi, ide, dan gagasan, anak muda diharapkan menjadi motor perubahan," kata Bima dalam pertemuan Youth City Changers (YCC) di Medan, Senin.

Bima menjelaskan bahwa generasi muda merupakan aset strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Dengan energi, kreativitas, dan kemampuan beradaptasi terhadap perkembangan zaman, kaum muda dinilai mampu memberikan kontribusi nyata apabila dilibatkan dalam berbagai program pemerintah.

Ia menambahkan, forum Youth City Changers (YCC) menjadi wadah yang disiapkan pemerintah untuk memperluas partisipasi generasi muda dalam proses pembangunan. Melalui forum tersebut, berbagai gagasan, inovasi, dan aspirasi dari kalangan muda dapat dihimpun sebagai bahan pertimbangan dalam penyusunan kebijakan.

Menurut Bima, penyelenggaraan YCC juga dirancang sebagai ruang dialog untuk mendengar, melibatkan, sekaligus mengintegrasikan aspirasi generasi muda ke dalam agenda Rapat Kerja Nasional Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVIII Tahun 2026.

Karena itu, ia mengimbau seluruh kepala daerah, khususnya para wali kota, agar membuka ruang partisipasi yang lebih luas sehingga generasi muda dapat berperan aktif dalam setiap tahapan pembangunan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas atau Rico Waas turut mengajak kalangan muda untuk mengambil bagian dalam pembangunan melalui berbagai ide kreatif, inovasi, dan kontribusi positif bagi kemajuan daerah.

"Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi lintas sektor, semangat gotong royong, serta keterlibatan relawan dan anak muda menjadi kunci penting dalam membangun daya tahan kota," kata Rico.

Menurut Rico, sinergi antara pemerintah, masyarakat, dan generasi muda akan memperkuat upaya pembangunan yang lebih inklusif. Keterlibatan anak muda juga diyakini mampu meningkatkan kapasitas pemerintah daerah dalam menghadapi berbagai tantangan sekaligus melahirkan solusi yang inovatif, adaptif, dan berkelanjutan.

Melalui kolaborasi yang semakin erat antara pemerintah daerah dan generasi muda, diharapkan pembangunan kota di berbagai wilayah Indonesia dapat berjalan lebih efektif, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menjawab tantangan pembangunan di masa depan. (*)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement