Tanjungpinang, kameranusantara.id - Bea Cukai Tanjungpinang terus memperkuat upaya pemberantasan barang ilegal dengan melibatkan peran aktif masyarakat. Komitmen tersebut disampaikan dalam talkshow Dialog Tanjungpinang Pagi yang disiarkan RRI Pro 1 Tanjungpinang, Kamis, dengan tema penertiban barang ilegal dan penyelundupan.
Dalam kesempatan itu, perwakilan Bea Cukai Tanjungpinang menjelaskan bahwa pengawasan dan penindakan terhadap barang selundupan menjadi fokus utama, terutama di wilayah Kepulauan Riau yang memiliki jalur laut strategis. Penyelundupan dinilai tidak hanya merugikan penerimaan negara, tetapi juga berpotensi mengganggu stabilitas ekonomi dan keamanan masyarakat.
Bea Cukai menegaskan pentingnya sinergi antara aparat penegak hukum dan masyarakat untuk menekan praktik ilegal. Dukungan publik, khususnya melalui pelaporan dan kepatuhan terhadap aturan, dinilai sangat menentukan keberhasilan pengawasan. Talkshow tersebut juga menghadirkan narasumber lain dari Kejaksaan Negeri Tanjungpinang dan kalangan akademisi. Dari sisi hukum, Kejaksaan menekankan adanya sanksi pidana tegas bagi pelaku penyelundupan. Sementara itu, pengamat ekonomi menyoroti dampak barang ilegal yang dapat melemahkan daya saing industri lokal serta merugikan perekonomian daerah.
Diskusi yang berlangsung interaktif ini membuka ruang dialog dengan pendengar RRI, sehingga masyarakat memperoleh pemahaman yang lebih komprehensif mengenai risiko dan dampak peredaran barang ilegal. Melalui kegiatan tersebut, Bea Cukai Tanjungpinang berharap kesadaran publik semakin meningkat dan masyarakat turut berperan aktif mendukung upaya pemerintah dalam menciptakan perdagangan yang sehat, aman, dan berkeadilan. (kls)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!