Kameranusantara – Perekonomian DKI Jakarta menunjukkan kinerja positif pada Triwulan I 2026 dengan pertumbuhan sebesar 5,59 persen secara tahunan. Capaian tersebut menunjukkan ketahanan ekonomi Ibu Kota di tengah dinamika perekonomian global.
Pertumbuhan tersebut ditopang sejumlah sektor utama, termasuk perdagangan, informasi dan komunikasi, serta akomodasi dan makan minum. Sektor akomodasi dan makan minum bahkan mencatat pertumbuhan 10,84 persen, menunjukkan kuatnya aktivitas konsumsi dan perkembangan industri kuliner di Jakarta.
Perkembangan sektor digital juga menjadi bagian penting dalam struktur ekonomi Jakarta. Pertumbuhan informasi dan komunikasi menunjukkan semakin besarnya peran ekonomi berbasis teknologi dalam mendukung aktivitas usaha dan produktivitas masyarakat.
Kinerja tersebut menjadi sinyal positif bagi kebijakan pemerintah dalam menjaga daya beli masyarakat, mendorong investasi, serta memperkuat sektor-sektor produktif. Bank Indonesia juga mencatat pertumbuhan Jakarta didukung konsumsi rumah tangga, investasi, serta sejumlah lapangan usaha utama.
Ke depan, sinergi pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, Bank Indonesia, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat. Dengan kebijakan yang konsisten, pertumbuhan ekonomi Jakarta diharapkan semakin inklusif dan memberikan manfaat lebih luas bagi masyarakat.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!