Iran Inisiasi Kampanye Global Tolak Perang di Tengah Eskalasi Konflik

Iran Inisiasi Kampanye Global Tolak Perang di Tengah Eskalasi Konflik

Jakarta, Kameranusantara.id  - Pemerintah Iran melalui perwakilan diplomatiknya di Indonesia mengajak masyarakat internasional untuk ikut berpartisipasi dalam kampanye global yang menyerukan penolakan terhadap perang di tengah meningkatnya eskalasi konflik.

Seruan tersebut disampaikan Duta Besar Iran untuk Indonesia, Mohammad Boroujerdi, setelah melakukan pertemuan dengan Ketua Umum Palang Merah Indonesia sekaligus Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla, di Markas Pusat PMI di Jakarta pada Rabu (18/3).

Boroujerdi menjelaskan bahwa kampanye tersebut merupakan gagasan langsung dari Menteri Luar Negeri Iran sebagai bentuk seruan global untuk menolak perang yang sedang berlangsung.

“Kami akan memulai sebuah kampanye menyeru kepada orang-orang untuk mengatakan ‘tidak’ kepada peperangan. Kampanye ini juga akan dimulai di Jakarta,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Boroujerdi juga menyampaikan harapannya agar kampanye tersebut mendapat dukungan luas dari berbagai elemen masyarakat Indonesia. Ia menginginkan keterlibatan berbagai pihak, mulai dari pejabat pemerintah, organisasi masyarakat, kalangan akademisi, hingga masyarakat umum.

Menurutnya, dukungan publik internasional sangat penting untuk memberikan tekanan moral kepada pihak-pihak yang terlibat konflik agar menghentikan kekerasan serta mendorong terciptanya perdamaian.

Selain mengajak dukungan moral, Boroujerdi juga membuka peluang bagi masyarakat Indonesia untuk berpartisipasi melalui bantuan kemanusiaan.

Kedutaan Besar Iran di Indonesia telah mengumumkan nomor rekening resmi melalui kanal media sosial dan situs web resmi kedutaan untuk menampung donasi dari masyarakat yang ingin membantu. (*)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement