Isu Hoaks Seret Nama Pangkopassus, Ini Profil Letjen TNI Djon Afriandi

Isu Hoaks Seret Nama Pangkopassus, Ini Profil Letjen TNI Djon Afriandi

Komando Pasukan Khusus (Kopassus) bergerak cepat merespons beredarnya kabar yang menyeret nama Panglima Kopassus, Djon Afriandi. Isu tersebut menyebut adanya insiden penamparan terhadap Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya di lingkungan Istana.

Melalui klarifikasi resmi, Kopassus menegaskan bahwa informasi yang beredar di media sosial itu tidak benar. Pihak satuan menyebut narasi tersebut sebagai hoaks yang tidak didukung bukti dan berpotensi menimbulkan kegaduhan.

“Informasi ini tidak sesuai fakta dan sengaja disebarkan untuk memecah soliditas,” demikian pernyataan resmi yang disampaikan melalui kanal komunikasi Kopassus.

Isu tersebut sebelumnya muncul dari unggahan di media sosial yang mengklaim adanya ketegangan saat pertemuan di Istana. Namun, Kopassus memastikan tidak pernah terjadi peristiwa seperti yang dituduhkan.

Profil Singkat Letjen TNI Djon Afriandi

Di tengah isu yang beredar, sosok Letjen TNI Djon Afriandi dikenal sebagai perwira tinggi dengan rekam jejak militer yang kuat. Lahir di Payakumbuh pada 14 Juni 1972, ia merupakan lulusan terbaik Akademi Militer 1995 dengan predikat Adhi Makayasa.

Sebagian besar kariernya ditempa di lingkungan Kopassus. Ia dipercaya menjabat sebagai Panglima Kopassus sejak Agustus 2025, setelah sebelumnya menempati sejumlah posisi strategis di satuan tersebut.

Pengalamannya juga mencakup tugas di lingkungan Istana, termasuk di Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres). Posisi ini membuatnya akrab dengan prosedur protokoler dan sistem pengamanan pejabat negara.

Selain itu, Djon Afriandi juga pernah dipercaya menjadi komandan upacara dalam peringatan Hari Ulang Tahun TNI ke-79 di Monas, sebuah penugasan yang menunjukkan tingkat kepercayaan dan profesionalisme tinggi.

Imbauan Cek Fakta

Kopassus mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya pada informasi yang belum terverifikasi. Penyebaran kabar tanpa dasar dinilai dapat merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara.

Dengan klarifikasi ini, diharapkan polemik yang sempat berkembang dapat mereda, sekaligus memberikan gambaran utuh mengenai fakta dan profil sosok yang sempat disorot tersebut.

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement