Kemkomdigi sebut Meta tutup 185 ribu akun anak untuk patuhi PP Tunas

Kemkomdigi sebut Meta tutup 185 ribu akun anak untuk patuhi PP Tunas

Jakarta, kameranusantara.id – Implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) mulai menunjukkan hasil. Hingga Juni 2026, sebanyak 4,7 juta akun anak telah dinonaktifkan oleh sejumlah platform digital sebagai bagian dari upaya memperkuat perlindungan anak di ruang siber.

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, mengungkapkan mayoritas akun yang dinonaktifkan berasal dari TikTok dan YouTube. TikTok tercatat menutup sekitar 4,1 juta akun, sementara YouTube telah menonaktifkan sekitar 600 ribu akun yang teridentifikasi tidak sesuai dengan ketentuan perlindungan anak.

Menurut Meutya, langkah tersebut menjadi sinyal bahwa platform digital mulai menjalankan tanggung jawabnya dalam menciptakan ruang digital yang lebih aman bagi anak-anak.

Selain penonaktifan akun, sekitar 200 platform digital juga telah menyerahkan laporan penilaian mandiri (self assessment) kepada pemerintah. Saat ini, pemerintah tengah melakukan evaluasi untuk mengukur tingkat risiko masing-masing platform terhadap keselamatan dan perlindungan anak.

Pendekatan yang digunakan pemerintah berbasis risiko, sehingga setiap platform akan dinilai berdasarkan potensi dampak dan tingkat kerentanannya terhadap pengguna anak. Hasil evaluasi tersebut nantinya akan diumumkan kepada publik sebagai bentuk transparansi dan akuntabilitas.

Meutya menegaskan bahwa tujuan PP TUNAS bukan sekadar membatasi akses anak ke platform digital, tetapi juga mendorong perubahan perilaku penyelenggara layanan digital agar lebih bertanggung jawab dalam melindungi pengguna usia anak.

Ia menambahkan, keberhasilan perlindungan anak di ruang digital membutuhkan kolaborasi berbagai pihak, mulai dari pemerintah, platform teknologi, media, sekolah, hingga orang tua.

Dalam kesempatan yang sama, Meutya mengapresiasi penyelenggaraan Pameran Foto Jurnalistik Antara bertema "Perisai Tunas" yang dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya menciptakan ekosistem digital yang aman dan sehat bagi anak-anak Indonesia. (kls)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement