Konflik Iran Memanas, AS Siap Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz

Konflik Iran Memanas, AS Siap Kawal Kapal Tanker di Selat Hormuz

Jakarta, kameranusantara.id - Konflik di Timur Tengah kian memanas setelah serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel ke Iran memicu aksi balasan yang meluas. Di tengah eskalasi tersebut, Presiden Donald Trump menyatakan pemerintahannya siap menjamin keamanan kapal tanker yang melintasi Teluk Persia, khususnya di Selat Hormuz.

Melalui pernyataan di media sosial pada Selasa (3/3/2026), Trump mengungkapkan telah menginstruksikan U.S. International Development Finance Corporation (DFC) untuk menyediakan asuransi risiko politik serta jaminan keamanan perdagangan maritim. Skema itu disebut akan ditawarkan dengan biaya terjangkau bagi perusahaan pelayaran, terutama yang mengangkut pasokan energi.

Tak hanya asuransi, Trump juga membuka opsi pengawalan langsung oleh Angkatan Laut AS bagi kapal tanker yang melintasi Selat Hormuz—jalur vital distribusi minyak dunia. Langkah ini diambil di tengah lonjakan harga energi global akibat terganggunya rantai pasok.

Ketegangan meningkat setelah Iran membalas serangan AS–Israel dengan menyerang fasilitas energi di kawasan dan memperingatkan bahwa kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz berisiko menjadi sasaran. Dampaknya langsung terasa di jalur pelayaran. Data pelacakan kapal menunjukkan ratusan tanker tertahan di sekitar pintu masuk selat yang menghubungkan Teluk Persia dan Teluk Oman tersebut.

Selat Hormuz merupakan jalur strategis bagi distribusi minyak dan gas alam cair (LNG) dari negara-negara Teluk. Jepang, misalnya, mengimpor sekitar 95 persen kebutuhan minyak mentahnya dari kawasan ini, sebagian besar melewati selat tersebut. Gangguan di titik ini berpotensi mengguncang perekonomian global.

Dalam pernyataan di Gedung Putih saat menerima Kanselir Jerman Friedrich Merz, Trump juga menyinggung situasi politik internal Iran. Ia menyebut sejumlah tokoh yang diperkirakan menjadi calon pemimpin baru telah tewas dalam serangan, menyusul kematian Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei.

Serangan militer tetap berlangsung meski sebelumnya ada pembicaraan nuklir antara Washington dan Teheran di Jenewa yang dimediasi Oman. Dengan kondisi yang belum menunjukkan tanda mereda, keamanan jalur energi dunia kini menjadi taruhan utama dalam konflik yang terus melebar ini.

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement