OJK Blokir Lebih dari 31 Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

OJK Blokir Lebih dari 31 Ribu Rekening Terindikasi Judi Online

Jakarta, kameranusantara.id - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mencatat peningkatan jumlah rekening perbankan yang terindikasi terkait aktivitas judi online. Hingga Desember 2025, total rekening yang telah diblokir mencapai 31.382 rekening, bertambah dibandingkan temuan sebelumnya yang berjumlah 30.392 rekening.

Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK, Dian Ediana Rae, mengatakan pihaknya telah menginstruksikan seluruh bank untuk menutup rekening-rekening tersebut sebagai bagian dari upaya menekan praktik perjudian daring yang dinilai merugikan masyarakat dan sistem keuangan nasional. “Dalam rangka pemberantasan judi online yang berdampak luas terhadap perekonomian dan sektor keuangan, OJK telah meminta perbankan melakukan pemblokiran sekitar 31.382 rekening,” ujar Dian dalam konferensi pers bulanan OJK yang digelar secara virtual, Jumat (9/1/2026).

Dian menjelaskan, identifikasi rekening tersebut dilakukan berdasarkan data yang diperoleh dari Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi). Selanjutnya, OJK melakukan pengembangan data dengan mencocokkan informasi rekening dengan nomor identitas kependudukan pemilik rekening.

Selain itu, perbankan juga diminta menerapkan enhanced due diligence terhadap rekening yang memiliki kesesuaian data guna memastikan aktivitas keuangan berjalan sesuai ketentuan.

Menurut Dian, langkah ini merupakan bagian dari perlindungan konsumen sekaligus upaya menjaga stabilitas sistem keuangan. Praktik judi online dinilai tidak hanya merugikan individu, tetapi juga berpotensi menimbulkan dampak negatif yang lebih luas terhadap perekonomian nasional. OJK menegaskan akan terus memperkuat koordinasi dengan kementerian dan lembaga terkait untuk menekan peredaran judi online melalui sistem keuangan formal. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement