Kameranusantara – Kepala Penerangan Kodam (Kapendam) XVII/Cenderawasih mengonfirmasi insiden penyerangan terhadap para pekerja proyek pembangunan jalan di Distrik Kanggime, Kabupaten Tolikara, Papua Pegunungan, yang mengakibatkan lima orang meninggal dunia. Aparat TNI bersama Polri saat ini terus melakukan pengamanan wilayah, evakuasi korban, serta pengejaran terhadap kelompok pelaku.
Kapendam XVII/Cenderawasih menjelaskan bahwa para korban merupakan pekerja sipil yang sedang melaksanakan pembangunan infrastruktur untuk mendukung konektivitas dan pemerataan pembangunan di wilayah Papua Pegunungan. Setelah menerima laporan kejadian, aparat gabungan bergerak cepat menuju lokasi guna mengevakuasi korban dan mengamankan area sekitar.
Menurut Kapendam, tindakan kekerasan terhadap pekerja sipil tidak hanya mengancam keselamatan masyarakat, tetapi juga menghambat upaya pemerintah dalam mempercepat pembangunan infrastruktur yang bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Papua. Oleh karena itu, TNI bersama Polri akan terus memperkuat pengamanan di wilayah rawan agar aktivitas pembangunan dapat berlangsung dengan aman.
Selain melakukan pengejaran terhadap pelaku, aparat juga meningkatkan koordinasi dengan pemerintah daerah dan tokoh masyarakat guna menjaga situasi keamanan tetap kondusif. Langkah tersebut dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada masyarakat sekaligus memastikan pelayanan publik dan pembangunan tetap berjalan.
Kapendam XVII/Cenderawasih juga mengimbau masyarakat agar tetap tenang, tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi, serta mempercayakan proses penanganan kasus kepada aparat penegak hukum. TNI menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Polri dalam menjaga stabilitas keamanan serta mendukung keberlanjutan pembangunan demi kesejahteraan masyarakat Papua.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!