Kemenag Perkuat Program Kerukunan, Indeks Tertinggi dalam 11 Tahun Terakhir

Kemenag Perkuat Program Kerukunan, Indeks Tertinggi dalam 11 Tahun Terakhir

JAKARTA, kameranusantara.id – Kementerian Agama (Kemenag) terus memperkuat upaya menjaga kerukunan umat beragama di Indonesia. Hasilnya, tingkat kerukunan nasional sepanjang 2025 menunjukkan tren positif dan mencapai capaian tertinggi dalam lebih dari satu dekade terakhir.

Berdasarkan survei Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM), Indeks Kerukunan Umat Beragama (KUB) 2025 mencapai 77,89 atau menjadi yang tertinggi dalam 11 tahun terakhir. Sementara itu, survei Poltracking mencatat menjaga kerukunan antarumat beragama sebagai salah satu capaian terbaik pemerintahan dengan tingkat apresiasi publik mencapai 86,7 persen.

Kepala Pusat Kerukunan Umat Beragama (PKUB) Kemenag, Muhammad Adib Abdushomad, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil kolaborasi pemerintah, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen bangsa dalam menjaga harmoni sosial.

Menurut Adib, kerukunan bukan kondisi yang bersifat permanen, melainkan harus dirawat secara berkelanjutan melalui berbagai program dan pendekatan yang menyentuh masyarakat secara langsung.

Sepanjang 2025, Kemenag menjalankan sejumlah langkah strategis untuk memperkuat kerukunan. Salah satunya melalui peluncuran aplikasi SI-RUKUN sebagai sistem peringatan dini yang terhubung dengan ribuan penyuluh agama guna mendeteksi potensi konflik sejak dini.

Kemenag juga memperkuat program Desa Sadar Kerukunan yang kini tersebar di ratusan desa di berbagai daerah. Program tersebut menjadi ruang praktik toleransi, moderasi beragama, serta penguatan nilai kebersamaan di tingkat masyarakat.

Di bidang penyelesaian konflik, puluhan persoalan terkait kerukunan berhasil ditangani melalui pendekatan dialog dan mediasi. Selain itu, pemerintah memperkuat koordinasi dengan Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) di seluruh Indonesia melalui pembentukan Sekretariat Bersama Kerukunan Umat Beragama.

Upaya lainnya dilakukan melalui penyelenggaraan dialog lintas agama, pemberian penghargaan kepada pemerintah daerah yang dinilai berhasil menjaga kerukunan, hingga penguatan kapasitas ratusan mediator bersertifikat yang disiapkan untuk membantu penyelesaian konflik di masyarakat.

Pada tingkat internasional, Kemenag juga terus memperkenalkan praktik toleransi Indonesia melalui berbagai program pertukaran dan kerja sama lintas negara. Sementara untuk generasi muda, program Youth Harmony diperluas guna menanamkan nilai perdamaian, toleransi, dan cinta kemanusiaan.

Adib menegaskan, seluruh program tersebut menjadi bagian dari komitmen Kemenag untuk memastikan kerukunan umat beragama tetap terjaga sebagai fondasi penting pembangunan nasional.

“Kerukunan adalah modal utama bangsa. Dengan kerja sama seluruh elemen masyarakat, Indonesia dapat terus menjadi contoh kehidupan yang damai, toleran, dan harmonis di tengah keberagaman,” ujarnya. (kls)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement