Kameranusantara.id - Kementerian Pertahanan (Kemhan) memberikan penjelasan mengenai alasan calon manajer Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Koperasi Nelayan Merah Putih (KNMP) diwajibkan mengikuti latihan dasar militer (latsarmil).
Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kemhan Mayjen TNI Ketut Gede Wetan Pastia menjelaskan bahwa program tersebut bertujuan membentuk karakter, kedisiplinan, serta kesiapan para calon pengelola koperasi dalam menghadapi berbagai tantangan saat menjalankan tugas.
"Latihan bela negara dan manajerial ini diarahkan untuk membentuk karakter, disiplin, kepemimpinan, integritas, kerja sama, tanggung jawab, profesionalisme, kemampuan bekerja dalam tekanan, serta semangat pengabdian kepada masyarakat," kata Ketut di Kantor Kementerian Pertahanan, Jakarta Pusat, Sabtu (27/6).
Ia menjelaskan kemampuan tersebut menjadi bekal penting karena para peserta nantinya akan dipercaya mengelola koperasi yang berkaitan langsung dengan perputaran dana masyarakat di tingkat desa maupun nelayan.
Menurut Ketut, keberhasilan pengelolaan koperasi sangat ditentukan oleh kualitas kepemimpinan, integritas, dan profesionalisme para manajernya. Dengan sumber daya manusia yang berkualitas, koperasi diharapkan mampu memperkuat perekonomian masyarakat sekaligus meningkatkan kesejahteraan di daerah.
"Ekonomi rakyat yang kuat merupakan bagian dari ketahanan nasional. Karena itu, pembentukan calon pengelola koperasi yang berkarakter, berintegritas, disiplin, dan memiliki jiwa kepemimpinan menjadi bagian penting," katanya.
Menanggapi anggapan bahwa latsarmil identik dengan pembentukan prajurit, Ketut menegaskan tujuan utama program ini bukan untuk melatih kemampuan militer peserta, melainkan membangun mental dan karakter kepemimpinan.
"Penekanannya bukan pada kemampuan fisik, melainkan pada pembentukan mental, karakter, tanggung jawab, daya juang, kerja sama, dan kemampuan memecahkan masalah," ujar Ketut.
Terkait adanya peserta yang meninggal dunia selama pelaksanaan latihan dasar militer, Kemhan menyatakan akan melakukan evaluasi secara menyeluruh terhadap pelaksanaan program tersebut. Evaluasi dilakukan untuk memastikan seluruh materi pelatihan dapat disesuaikan dengan kondisi kesehatan dan kemampuan masing-masing peserta sehingga kegiatan serupa dapat berlangsung lebih aman pada pelaksanaan berikutnya. (*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!