Kameranusantara – Menteri Agama Republik Indonesia menghadiri Muktamar XXIII Al Jam’iyatul Washliyah yang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Rabu (08/07/2026).
Dalam arahannya, Menteri Agama memberikan apresiasi atas kontribusi Al Washliyah dalam membangun kehidupan berbangsa, terutama melalui penguatan pendidikan Islam dan dakwah yang menyejukkan. Menurutnya, organisasi tersebut memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan memperkuat nilai-nilai kebangsaan.
“Al Washliyah sejak awal berdirinya telah berkomitmen menjadi jembatan pemersatu umat. Di tengah tantangan zaman, peran ini semakin penting untuk menjaga masyarakat dari polarisasi dan pengaruh paham radikal,” ujar Menteri Agama.
Menteri Agama menekankan pentingnya penguatan moderasi beragama agar dakwah Islam terus hadir dengan pendekatan yang ramah, toleran, dan merangkul seluruh lapisan masyarakat. Ia juga mendorong kader Al Washliyah untuk aktif menyebarkan nilai-nilai Islam rahmatan lil ‘alamin dalam kehidupan sehari-hari.
Selain itu, perhatian juga diberikan pada transformasi pendidikan Islam. Menteri Agama mengajak lembaga pendidikan di bawah naungan Al Washliyah untuk memanfaatkan teknologi digital dalam proses pembelajaran, sehingga mampu mencetak generasi yang unggul dalam ilmu agama sekaligus menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.
Di bidang ekonomi, Muktamar diharapkan menghasilkan program strategis yang mendukung pemberdayaan ekonomi umat melalui pengelolaan zakat dan wakaf yang modern, profesional, dan tepat sasaran.Menteri Agama berharap Muktamar XXIII Al Washliyah dapat berlangsung dengan lancar, demokratis, dan penuh semangat kebersamaan, serta melahirkan kepengurusan baru yang visioner dan mampu membawa organisasi semakin maju.(*)
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!