Kameranusantara – Meningkatnya paparan ideologi ekstrem terhadap anak-anak menjadi perhatian serius berbagai pihak. Fenomena tersebut menunjukkan bahwa perkembangan teknologi informasi harus diimbangi dengan penguatan literasi digital, pendidikan karakter, serta pengawasan yang lebih intensif dari keluarga dan lingkungan pendidikan.
Berbagai bentuk ideologi ekstrem diketahui memanfaatkan ruang digital sebagai media penyebaran narasi yang menyasar kelompok usia muda. Kondisi ini menjadi tantangan baru karena anak-anak masih berada pada fase pencarian jati diri sehingga lebih mudah dipengaruhi oleh informasi yang tidak terverifikasi.
Pemerintah bersama aparat keamanan, lembaga pendidikan, serta masyarakat diharapkan terus memperkuat kolaborasi dalam membangun ketahanan generasi muda melalui pendidikan kebangsaan, penguatan nilai Pancasila, serta peningkatan kemampuan berpikir kritis terhadap informasi di media sosial.
Langkah preventif dinilai lebih efektif dibandingkan penindakan semata. Dengan keterlibatan aktif orang tua, guru, tokoh masyarakat, dan pemerintah, ruang digital dapat menjadi sarana edukasi yang positif sekaligus mampu menangkal penyebaran paham yang bertentangan dengan nilai-nilai kebangsaan.
















Komentar
Tuliskan Komentar Anda!