Penyerahan Jabatan Kabais Dinilai Jadi Pelajaran Penting Akuntabilitas Pimpinan

Penyerahan Jabatan Kabais Dinilai Jadi Pelajaran Penting Akuntabilitas Pimpinan

JAKARTA, kameranusantara.id — Penyerahan jabatan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) TNI oleh Yudi Abrimantyo pascakasus penyiraman air keras terhadap aktivis Andrie Yunus dinilai sebagai langkah penting dalam menegakkan akuntabilitas kepemimpinan.

Direktur Eksekutif Indonesia Public Institute, Karyono Wibowo, menyebut keputusan tersebut sebagai bentuk tanggung jawab pimpinan yang patut diapresiasi dan bisa menjadi contoh bagi institusi lain.

Menurutnya, sikap tersebut menunjukkan bahwa pemimpin tidak lepas tangan atas tindakan bawahannya, meskipun pelanggaran dilakukan oleh oknum.

“Ini langkah tegas dan positif yang bisa menjadi pelajaran penting,” ujarnya.

Karyono menilai, praktik seperti ini masih jarang terjadi, namun berpotensi menjadi standar baru dalam penanganan kasus yang melibatkan aparat, terutama yang mendapat sorotan luas publik.

Ia menambahkan, jika pola akuntabilitas tersebut diterapkan secara konsisten, kepercayaan masyarakat terhadap institusi negara dapat meningkat sekaligus memberikan efek jera.

Selain itu, ia melihat langkah TNI sebagai sinyal adanya upaya pembenahan internal dan penyesuaian dengan prinsip demokrasi serta penghormatan terhadap hak asasi manusia.

Meski demikian, Karyono mengingatkan bahwa penyerahan jabatan harus diikuti dengan proses hukum yang tegas terhadap pelaku.

“Penegakan hukum tetap menjadi kunci agar keadilan benar-benar terwujud,” katanya.

Sebelumnya, melalui Tentara Nasional Indonesia, penyerahan jabatan Kabais ditegaskan sebagai bentuk pertanggungjawaban institusi. Kepala Pusat Penerangan TNI, Aulia Dwi Nasrullah, menyatakan langkah tersebut merupakan bagian dari komitmen menjaga akuntabilitas.

Sementara itu, Pusat Polisi Militer TNI telah menetapkan empat prajurit sebagai terduga pelaku dan saat ini tengah menjalani pemeriksaan intensif.

TNI juga menegaskan tidak akan mentoleransi pelanggaran hukum oleh prajurit, dengan memastikan proses hukum berjalan sesuai ketentuan yang berlaku. (kls)

Olahraga

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Konflik Global Memanas, FIFA Tetap Targetkan Piala Dunia 2026 Diikuti Semua Negara

Jakarta, Kamerranusantara.id- Meski dinamika geopolitik global tengah memanas, badan sepak bola dunia FIFA menegaskan keinginannya agar Iran tetap

Advertisement