Komisi X Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Data Berkualitas untuk Pembangunan

Komisi X Optimistis Sensus Ekonomi 2026 Hasilkan Data Berkualitas untuk Pembangunan

Kameranusantara.id - Ketua Komisi X DPR RI Hetifah Sjaifudian menegaskan bahwa keberhasilan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 tidak hanya ditentukan oleh kualitas pendataan, tetapi juga oleh strategi komunikasi publik yang mampu meningkatkan pemahaman dan kepercayaan masyarakat terhadap tujuan sensus.

Dalam keterangannya kepada Parlementaria di Kota Padang, Sumatera Barat, Jumat (3/7/2026), Hetifah menyampaikan bahwa masih terdapat berbagai informasi yang kurang tepat mengenai Sensus Ekonomi 2026, terutama yang beredar di media sosial. Menurutnya, kondisi tersebut perlu direspons melalui sosialisasi yang lebih luas dan efektif.

"Ada misalnya disinformasi terkait dengan bagaimana dampak dari sensus yang mungkin tidak sepenuhnya benar di media-media termasuk media sosial yang mungkin perlu diluruskan," ujarnya.

Ia menilai komunikasi yang baik akan membuat masyarakat lebih memahami manfaat sensus sekaligus merasa nyaman dalam memberikan informasi yang dibutuhkan. Dengan demikian, data yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS) dapat menggambarkan kondisi ekonomi nasional secara lebih akurat sebagai dasar penyusunan kebijakan.

"Sehingga nanti mereka yang mungkin akan menjadi pemberi informasi itu merasa lebih tenang, nyaman dan juga bisa memberikan data-data yang jujur apa adanya," katanya.

Hetifah juga memahami masih adanya kekhawatiran sebagian pelaku ekonomi yang mengaitkan pelaksanaan sensus dengan kewajiban perpajakan maupun konsekuensi lainnya. Karena itu, menurutnya, BPS bersama pemerintah perlu terus memberikan penjelasan bahwa data yang dikumpulkan digunakan untuk kepentingan statistik dan mendukung penyusunan kebijakan ekonomi yang lebih tepat sasaran.

"Mungkin ada yang menganggap bahwa sensus ekonomi ini nanti akan mempengaruhi nilai pajak yang harus mereka bayar atau juga mungkin terkait dengan berbagai hal lainnya yang dikhawatirkan oleh mereka. Nah ini yang mungkin perlu disosialisasikan lebih gencar kembali bahwa sensus ini pada akhirnya justru akan membuat kebijakan menjadi lebih tepat bagi para pelaku ekonomi," ujarnya.

Lebih lanjut, ia mendorong agar strategi komunikasi publik terus disempurnakan dengan pendekatan yang lebih sesuai terhadap karakteristik masyarakat dan pelaku usaha sehingga pesan yang disampaikan dapat diterima secara lebih efektif.

"Nah oleh sebab itu mungkin kita juga perlu memberikan informasi yang lebih luas, yang lebih tepat, yang lebih mengena dengan metode pemberian informasi yang juga lebih tepat sasaran kepada para pelaku ekonomi supaya mereka bisa menjadi pemberi informasi yang baik dan juga tidak khawatir atau ragu-ragu lagi," ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut, Hetifah juga memberikan apresiasi kepada Badan Pusat Statistik beserta seluruh petugas Sensus Ekonomi 2026 yang terus menjalankan tugas secara profesional di tengah berbagai tantangan pelaksanaan.

Ia berharap dedikasi para petugas mampu menghasilkan data ekonomi yang akurat, mutakhir, dan berkualitas sehingga dapat menjadi landasan dalam penyusunan kebijakan pembangunan nasional yang semakin efektif.

"Selain itu juga kami memberikan semangat kepada para petugas untuk tetap bekerja dengan profesional dan dengan sungguh-sungguh semoga hasilnya bisa memberikan informasi yang tepat dan akurat terbarukan terkait ekonomi di Indonesia," pungkasnya. (*)

Olahraga

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Klasemen Super League Memanas, Persib Masih Teratas Dikejar Borneo FC

Jakarta, kameranusantara.id - Persaingan di Indonesia Super League kian sengit setelah pekan ke-28 rampung. Persib Bandung masih bertahan di puncak

Advertisement